KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Demam berdarah dengue atau DBD mulai meneror Kota Madiun. Sejumlah kasus bermunculan di awal musim penghujan saat ini.
Seperti di Kelurahan Winongo, Manguharjo, Kota Madiun. Di wilayah setempat, ada dua kasus DBD yang ditemukan dalam waktu nyaris berdekatan.
''Akhir-akhir ini ada dua warga terjangkit DBD di daerah sini,'' kata Mustofa, ketua RT 27 RW 08, kelurahan setempat, kemarin (6/12).
Mustofa menyampaikan, dua kasus DBD itu dialami warga Jalan Majapahit. Buntut kasus tersebut, fogging gencar dilakukan di kawasan sekitar.
Fogging pertama pada Rabu (29/11) lalu, kemudian kemarin. ''Minggu depan, warga RT 27 akan kerja bakti menanggulangi DBD,'' ujarnya.
Catatan dinas kesehatan pengendalian penduduk dan keluarga berencana (dinkes PPKB) setempat, total terdapat 132 kasus DBD selama Januari-Oktober 2023.
Penyakit akibat nyamuk Aedes aegypti itu tersebar di seluruh wilayah kota ini. Perinciannya, Kecamatan Taman 50 kasus, Kartoharjo (36), dan Manguharjo (46).
Dua kasus DBD di Jalan Majapahit belum masuk rekap. Penderitanya Adhi Nugroho, 16, dirawat di RSUD Kota Madiun alias Sogaten.
''Sekarang anak saya sudah bersekolah, tapi sebelumnya dirawat satu minggu karena DBD,'' kata Lilik Sugiati, 60, ibu Adhi Nugroho. (mg1/den)
Sebaran DBD Januari-Oktober 2023
- Kecamatan Taman 50 kasus
- Kecamatan Kartoharjo 36 kasus
- Kecamatan Manguharjo 46 kasus
- Selama 10 bulan 132 total kasus