KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Madiun dan sekitar pada Rabu (10/1) sore hingga malam lalu membuat sejumlah titik di dalam kota tergenang.
BPBD mencatat titik genangan terdapat di 14 lokasi dengan jumlah yang terendam sebanyak 91 unit.
Selain itu, Lapak UMKM Tawangrejo juga sempat terendam air.
Kemudian di Jalan Bali, Jalan Kutai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan dr Soetomo dilaporkan terjadi pohon tumbang dan neon box di dekat Hotel Mataram ambruk.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Wahyudi mengakui curah hujan pada Rabu lalu memang cukup tinggi.
Kondisi itu membuat saluran drainase dan sungai yang ada di kota meluap karena tak mampung menampung volume air. Imbasnya, rumah warga dan beberapa ruas jalan sempat terendam.
Meski begitu, dia menyebut kejadian itu tidak berlangsung lama. Setelah hujan reda, genangan air mulai surut.
Pun, pihaknya juga mengoperasikan pompa air yang ada di Jalan Pandan untuk mengurangi debit banjir.
‘’Hujannya kemarin (Rabu lalu, Red) memang deras. Sehingga mengakibatkan air parkir. Karena volume saluran dan sungai tidak cukup menampung air,’’ terang Wahyudi.
Saat kejadian, Wahyudi bersama dengan anggotanya sempat meninjau kondisi di lapangan.
Dia mengungkapkan, ketinggian air yang masuk ke dalam rumah warga bervariasi. Rata-rata antara 10–90 sentimeter.
‘’Khusus di lingkungan rumah warga, kami bantu lakukan penyedot air. Di antaranya, di Jalan Kemuning, Jalan Anggrek, Lapak UMKM Tawangrejo dan Gang Masjid Al-Falah (Njoyo),’’ ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir.
Pun, Wahyudi mengimbau kepada warga Kota Madiun yang bermukim di dekat aliran sungai untuk waspada selama musim penghujan.
‘’Warga diimbau untuk mengamankan barang berharganya sebagai antisipasi banjir dan selalu menjaga kebersihan dengan membersihkan saluran air yang ada di lingkungan masing-masing,’’ tuturnya. (mg1/her)
Dampak Bencana, 10 Januari
Kelurahan Kartoharjo (Kecamatan Kartoharjo)
- 50 rumah tergenang
- Tiga ruas jalan terendam
Kelurahan Klegen (Kecamatan Kartoharjo)
- Satu ruas jalan terendam
Kelurahan Oro-Oro Ombo (Kecamatan Kartoharjo)
- 23 rumah tergenang
- Dua ruas jalan terendam
Kelurahan Kanigoro (Kecamatan Kartoharjo)
- Dua rumah tergenang
- Satu ruas jalan terendam
Kelurahan Rejomulyo (Kecamatan Kartoharjo)
- Delapan rumah tergenang
- Dua ruas jalan terendam
Kelurahan Kejuron (Kecamatan Taman)
- Delapan rumah tergenang
- Dua ruas jalan terendam
Kelurahan Manguharjo (Kecamatan Manguharjo)
- Dua ruas jalan terendam