KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Pemkot Madiun berhemat Rp 17,8 miliar pada tahun anggaran 2023. Itu didapat dari selisih penawaran 91 paket proyek fisik maupun nonfisik.
Selanjutnya, sisa anggaran dari lelang berbagai proyek pembangunan itu masuk ke sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) untuk tahun anggaran 2024.
Sesuai pagu, yang harus dibayarkan Rp 139 miliar. Dari hasil lelang, pemkot hanya membayar Rp 121 miliar kepada rekanan.
‘’Total efisiensi anggaran dari lelang pengadaan barang dan jasa sekitar 91 persen dengan nilai Rp 17,8 miliar,’’ kata Kabag Adbang Setda Kota Madiun Malik Asmany, Senin (15/1).
Penghematan tertinggi bersumber dari lelang pekerjaan konstruksi pembangunan gedung OK/CSSD.
Dari pagu Rp 30,1 miliar, rekanan menawar Rp 22,3 miliar. Ada juga penghematan dari pembangunan pondok lansia. Dari pagu Rp 10,5 miliar, rekanan memenangkan Rp 9,4 miliar.
Sehingga, mencatatkan efisiensi Rp 1,09 miliar.
‘’Selisih ini berpotensi menjadi efisiensi atau penghematan anggaran,’’ ujarnya.
Secara keseluruhan, lanjut Malik, penawaran rata-rata berkisar 90 persen dari pagu. Salah satu faktor penunjang efisiensi adalah tingkat kompetisi penyedia jasa.
Pun, efisiensi diklaim tidak mengurangi kualitas pekerjaan lantaran selisih masih dalam batas wajar.
‘’Kalau selisihnya terlalu besar dikhawatirkan berdampak pada kualitas pekerjaan,’’ jelasnya.
Selain itu, sebelumnya pengecekan dokumen penawaran lelang dari rekanan yang masuk tetap dilakukan secara cermat.
‘’Tapi, harga perkiraan sendiri (HPS) ditentukan oleh pejabat pembuat komitmen (PPK). Jadi, dari pagu anggaran dilakukan survei harga lagi terhadap semua komponen biaya,’’ terangnya. (ggi/her)
Efisiensi Anggaran dari Lelang Proyek
2023
- Jumlah paket lelang: 91 Paket
- Estimasi efisiensi anggaran: Rp 17,8 miliar
- Persentase efisiensi anggaran: 91 persen
- Total pagu anggaran: Rp 139 miliar
- Nilai kontrak: Rp 121 miliar
- Rata-rata selisih penawaran-pagu: 90 persen
2022
- Jumlah paket lelang: 113 Paket
- Estimasi efisiensi anggaran: Rp 13,2 miliar
- Persentase efisiensi anggaran: 91,75 persen
- Total pagu anggaran: Rp 127,9 miliar
- Nilai kontrak: Rp 114,7 miliar
2021
- Jumlah paket lelang: 111 Paket
- Estimasi efisiensi anggaran: Rp 17,86 miliar
- Persentase efisiensi anggaran: 90 persen
- Total pagu anggaran: Rp 150,1 miliar
- Nilai kontrak: Rp 132,9 miliar
Editor : Mizan Ahsani