KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Sistem pembelajaran SMPN di kota ini bakal berubah. Khususnya SMPN 1, 3, dan 13 Kota Madiun.
Tiga sekolah penyandang predikat sekolah rujukan Google itu tengah dipersiapkan sebagai integration cluster school (ICS).
''Beberapa guru di tiga SMPN itu nanti akan rolling, bergantian mengajar,'' kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati, Selasa (16/1).
Skema rolling guru di tiga lembaga pendidikan itu masih digodok. Lisma, sapaan Lismawati, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemetaan terkait hal tersebut.
"Nanti, guru SMPN 1 bisa ngajar di SMPN 3, SMPN 13, maupun sebaliknya," ungkapnya.
Kelak rolling berlaku tidak untuk semua guru. Hanya tenaga pendidik yang mengantongi sertifikat Google. Jumlahnya, 30 persen dari total guru di tiap SMPN.
''Tiga sekolah itu akan disetarakan sarana dan prasarana pendidikannya, ini berkaitan dengan implementasi ICS yang baru selesai kajiannya bersama Unesa,'' terang Lisma.
Dindik tak ingin satu dari tiga SMPN itu lebih menonjol ketimbang yang lain. Lisma menyampaikan, penyetaraan sarana dan prasarana pendidikan sesegera mungkin dilaksanakan.
Supaya kualitasnya juga sama rata. Tak ada anggapan sekolah favorit dari orang tua atau wali murid.
''Kami akan berusaha agar inovasi ini bisa diberlakukan tahun ajaran depan,'' pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani