MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun sukses membudidayakan melon golden. Bahkan, buah Cucumis melo L. itu sudah siap petik.
‘’Melihat hasilnya cukup bagus. Apalagi kualitasnya premium,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (28/1).
Maidi mengatakan, buah melon menjadi varietas unggulan yang dibudidayakan di Ngrowo Bening Edupark. Selain melon golden, pemkot juga membudidayakan melon jenis super salmon. Melon tersebut dihasilkan dari ribuan lubang tanam yang berada dalam green house seluas 700 meter persegi.
Pun, masa panen melon berkualitas premium tersebut terbilang cepat. Yakni, hanya sekitar 55–60 hari. ‘’Untuk rasanya benar-benar premium. Jika dihitung menggunakan alat khusus tingkat kemanisannya mencapai 10–15 persen,’’ terang Maidi.
Menurutnya, harga melon super salmon cukup menjanjikan. Di supermarket, misalnya. Harga melon tersebut mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Ini karena budi dayanya harus mempertimbangkan ruang tanam yang bebas hama, kesesuaian penggunaan pupuk, dan cukup air.
‘’Masyarakat yang berminat membeli bisa datang langsung di green house. Pengunjung bisa memilih dan memetik sendiri,’’ ujarnya.
Maidi mengungkapkan, Ngrowo Bening Edupark dulunya merupakan lahan kosong. Tapi, saat ini sudah disulap menjadi kawasan ikonik.
Selain menyuguhkan wisata edukasi, lanjut dia, juga difungsikan sebagai paru-paru kota. Pun, dikembangkan menjadi lahan pertanian sejumlah komoditas bernilai ekonomi tinggi.
Selain melon, di lokasi tersebut ada budi daya madu dan porang. ‘’Fungsi Ngrowo Bening terus kami maksimalkan tanpa mengurangi keasriannya,’’ pungkas Maidi. (ggi/her/prog)
Editor : Hengky Ristanto