KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Hari H coblosan kian dekat. Satu per satu tahapan terlalui.
Minggu (28/1), 4.088 petugas KPPS (kelompok penyelenggara pemungutan suara) Kota Madiun digembleng. Mereka diberi bimbingan teknis (bimtek) Pemilu 2024.
Tugas dan tanggung jawab KPPS dijelaskan dalam tujuh sesi bimtek. Para warga Kota Madiun yang terpilih antusias menyerap ilmu dari bimtek ini.
Adapun per sesi dilaksanakan selama tiga jam. Mulai saat persiapan, pemungutan suara, sampai rekapitulasi.
Mereka harus melaksanakan tugas sebaik-baiknya, mandiri, jujur, adil, dan profesional.
‘’Selanjutnya, KPPS segera komunikasi dengan PPK dan PPS untuk mempersiapkan TPS impulsif,’’ kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun Wisnu Wardhana.
KPPS di kota ini mendapat fasilitas badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS) ketenagakerjaan.
Wisnu turut menyorot kondisi itu. Yang mana, KPPS ber-BPJS ketenagakerjaan, cuma di Kota Madiun.
‘’Ini diharapkan jadi dorongan semangat dalam bertugas,’’ ungkapnya.
Wali Kota Maidi turut hadir dalam bimtek. Selain meninjau ribuan KPPS, Maidi juga mengecek gudang KPU.
Dia berharap semua keperluan pemilu sudah siap dan sesuai aturan.
‘’Khususnya KPPS, ini ibadah untuk masa depan Indonesia nanti. Kota Madiun kita jaga bersama, tidak ada masalah,’’ katanya. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani