MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Perusahaan umum daerah (Perumda) Tirta Taman Sari berencana memasuki bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) sebagai langkah pengembangan bisnis mereka tahun ini. Rencana tersebut telah digagas sejak awal 2023.
Direktur Utama Perumda Tirta Taman Sari Suyoto mengatakan, proses kajian menyeluruh telah dilakukan. Bahkan, penamaan produk AMDK sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). ‘’Namanya Ngrowo AE,’’ katanya kemarin (30/1).
Ngrowo AE bakal menjadi produk Perumda Tirta Taman Sari setelah nama yang mereka usulkan sebelumnya pada 2021 lalu sempat disomasi pihak lain. Karena produk yang telah mereka edarkan saat itu dianggap sama dengan AMDK lainnya. ‘’Dulu, sudah sempat berjalan dengan mesin filling gelas dan botol,’’ ungkap mantan kadisnaker itu.
Pada tahun ini, Suyoto menyatakan AMDK Ngrowo AE siap diproduksi dengan jumlah banyak. Pihaknya hanya tinggal menunggu proses izin penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) selesai diurus. ‘’Kami sudah upload persyaratan administrasinya. Kemungkinan setelah ini akan ada kunjungan verifikasi persyaratan SNI,’’ ujarnya.
Selain AMDK, Suyoto menambahkan Perumda Tirta Taman Sari juga berencana mengembangkan bisnisnya dengan membuat air minum isi ulang (AMIU) galon. Saat ini, mesin filling galon secara otomatis dan water treatment dari mesin Reverse Osmosis (RO) untuk mengurangi deminieralisasi telah disiapkan. ‘’AMIU galon sudah dapat izin dari dinas kesehatan (dinkes) dan DPMPTSP. Bahkan, izinnya sudah keluar. Sebentar lagi akan kami launching,’’ katanya,
Bagaimana dengan rencana pemasaran AMDK dan AMIU ke depannya? Suyoto mengaku sudah punya strategi untuk itu. Dia berencana memasarkannya kepada perusahaan hingga sekolahan. ‘’Ketika nanti AMDK sudah berizin SNI, BPOM dan halal akan dipasarkan secara masif kepada masyarakat,’’ tandasnya. (mg1/her)
Editor : Hengky Ristanto