MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi ancaman ketika musim hujan seperti saat ini. Terbaru, dua warga di Perumahan Panorama Wilis Blok A RT 55 RW 18, Kelurahan/Kecamatan Taman, Kota Madiun terjangkit penyakit yang disebabkan karena gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.
Ketua RT 55 Setijo Handono mengatakan, kasus DBD yang merebak di lingkungannya terjadi secara berkala. Dimulai dari seorang ibu berusia 50 tahun. Setelah itu, nyamuk Aedes Aegypti juga menggigit anaknya yang berusia 25 tahun. ‘’Mereka tinggal satu rumah,’’ kata Setijo, Senin (5/2/2024).
Pascakejadian tersebut memang tidak ada kasus baru lagi. Namun demikian, Setijo khawatir apa yang dialami oleh dua warganya itu akan menyebar ke lingkungan.
Apalagi, di kawasan tempat tinggalnya terdapat rimbunan semak belukar yang biasa digunakan untuk makan ternak warga. ‘’Di kompleks RT 55 ini depannya banyak tanaman rimbun barangkali posisi nyamuknya di situ,’’ ungkapnya.
Warga sempat melakukan kerja bakti sekaligus penebangan pohon yang ada di kompleks rumah sebagai bentuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN). ‘’Kami juga mulai menjalankan petugas jentik,’’ ujar Setijo. (mg1/her)
Editor : Hengky Ristanto