KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Seluruh alat peraga kampanye (APK) peserta Pemilu 2024 di Kota Madiun dicopoti Bawaslu, Satpol PP dan KPU satu per satu, Minggu (11/2/2024). Penertiban dilakukan sejak tengah malam hingga sore di tiga kecamatan sekaligus setelah tahapan kampanye berakhir.
‘’Kami pastikan pengawasan di masa tenang agar tidak ada kegiatan kampanye dari peserta pemilu. Termasuk ikut turun mebersihkan APK,’’ kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Madiun Wahyu Sesar Tri Sulistyo Nugroho.
Penertiban menyasar APK yang memang belum dicopoti secara mandiri oleh para peserta pemilu. Sebelumnya, Bawaslu dan KPU sempat menawarkan kepada para calon anggota legislatif (caleg), partai politik (parpol) maupun tim sukses (timses) calon presiden untuk mencopoti APK mereka masing-masing.
‘’Untuk yang belum ditertibkan, pasti akan kami tertibkan. Kami maksimalkan hari ini harus bersih. Kalau belum bisa dilanjutkan besok,’’ ujarnya.
Menurut Wahyu, pembersihan APK wajib dilakukan di seluruh titik. Termasuk yang terpasang di halaman rumah caleg. Pasalnya, dalam masa tenang menjelang pencoblosan dilarang ada pemasangan banner, spanduk atau sebagainya yang memuat logo, simbol, dan atribut peserta pemilu.
‘’Termasuk di rumah pribadi wajib dicopot. Kami sudah mengimbau jajaran panwaskel (panitia pengawas kelurahan) untuk menyampaikan pencopotan seandainya ada temuan,’’ terangnya.
Lebih lanjut, Wahyu mengimbau kepada peserta pemilu untuk turut berpartisipasi dalam pencopotan APK. Khususnya, bagi mereka yang sebelumnya menyampaikan hendak melakukan pencopotan mandiri.
‘’Ada beberapa peserta yang sudah berkoordinasi dengan KPU untuk pencopotan. Yang jelas, Bawaslu membersihkan setelah Sabtu (10/2) pukul 23.59,’’ jelasnya.
Selain pencopotan APK, lanjut dia, pihaknya juga disibukkan dengan pengawasan distribusi logistik KPU. Rencananya, logistik mulai didistribusikan 12–13 Februari.
Nah, pihaknya menginstruksikan panwaskel untuk intens mengawasi pendistribusiannya. ‘’Termasuk mengawasi betul saat PPS (panitia pemungutan suara) mengambil logistik di kelurahan di hari pemungutan suara,’’ tutur Wahyu.
Dia berharap pelaksanaan pemungutan suara kelak berjalan aman, damai dan kondusif. Selain itu, Wahyu meminta masyarakat juga berkontribusi dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur dan adil. Termasuk menggunakan hak pilihnya di TPS.
‘’Semoga seluruh masyarakat menggunakan hak pilih mereka sekaligus menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah masing-masing,’’ harapnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto