KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rentetan bencana terjadi di Kota Madiun sepanjang bulan lalu. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat setidaknya ada 22 kejadian mulai dari 1–25 Januari.
‘’Paling banyak didominasi search and rescue (SAR),’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Madiun Wahyudi, Sabtu (24/2/2024).
Pihaknya memerinci upaya penyelamatan dilakukan dalam 10 kejadian. Terdiri dari SAR hewan dan orang tenggelam. Lalu, bencana lainnya berupa pohon tumbang ada tujuh kejadian. Serta, tiga kali kasus banjir dan satu peristiwa rumah roboh.
Selama musim hujan ini, Wahyudi mengimbau kepada warga Kota Madiun untuk selalu waspada. Terutama kejadian pohon tumbang dan banjir. Bulan lalu, sebaran banjir terjadi di 13 titik di tiga kecamatan.
‘’Banjir bisa diantisipasi warga dengan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan masing-masing,’’ ujarnya.
Sementara untuk pohon tumbang, dia meminta masyarakat untuk segera melaporkan apabila memang ada pohon yang sudah lapuk. Dengan harapan, agar pohon tersebut bisa dilakukan penebangan sebelum ambruk saat diterpa angin kencang.
‘’Kalau ada kejadian-kejadian yang rentan bencana segera dilaporkan. Misalnya, mungkin ada pohon yang sudah tua dan lapuk nanti kami tebang. Kemudian, warga diminta selalu waspada dan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,’’ terangnya. (mg1/her)
RINCIAN KASUS BENCANA
Jumlah kasus bencana sepanjang Januari: 22 kejadian
Pohon tumbang: 7 kejadian
SAR ular: 5 kejadian
SAR kucing: 1 kejadian
SAR orang tenggelam: 3 kejadian
SAR lain-lain: 1 kejadian
Banjir: 3 kejadian
Rumah roboh: 1 kejadian
Editor : Hengky Ristanto