KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Dindik NTT (Nusa Tenggara Timur) jauh-jauh berkunjung ke Kota Madiun guna belajar penggunaan Chromebook pelajar di sekolah.
Tak tanggung-tanggung, sembilan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dari NTT diajak untuk studi tiru ke Kota Madiun terkait pemanfaatan Chromebook.
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami mengatakan, pihaknya sengaja ke Kota Madiun lantaran daerah setempat sukses mewujudkan sekolah rujukan Google.
"Sebelumnya, kami dikenalkan oleh Google Indonesia bahwa di Kota Madiun ada sekolah rujukan yang bagus," terangnya, dikutip dari ANTARA, Selasa (28/2).
"Maka, kedatangan kami ke sini untuk melihat langsung proses pembelajaran dengan Chromebook seperti apa," sambungnya.
Dinas Pendidikan Kota Madiun mengajak tamu dari NTT mengunjungi sejumlah sekolah rujukan Google.
Di antaranya SMPN 1 Madiun, SMPN 2 Madiun, SMPN 3 Madiun, dan SMPN 13 Madiun.
Rombongan diajak melihat langsung proses belajar dan mengajar di kelas. Para siswa juga mempraktikkan proses pembelajaran dengan memanfaatkan Chromebook.
"Kami lihat pemanfaatan Chromebook ini lebih efisien. Guru tidak perlu banyak berbicara di depan kelas dan siswa bisa mengembangkan pengetahuan yang didapatkannya dari guru," katanya.
Dumuliahi berharap hasil studi tiru ini dapat menjadi oleh-oleh berharga dan segera diterapkan di Kota Kupang. Juga, daerah lainnya di Provinsi NTT.
"Untuk saat ini, kami memang ada beberapa sekolah yang telah mendapatkan bantuan Chromebook,'' terangnya.
"Namun, penggunaannya hanya sebatas saat asesmen nasional. Melalui kunjungan ini kami harap bisa semakin mengoptimalkan penggunaannya," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Madiun Heni Wisma Rosanawati berharap apa yang ditunjukkan oleh Kota Madiun bisa memberikan manfaat untuk NTT.
Harapannya, pemerataan pendidikan di Indonesia dapat terwujud.
Pemkot Madiun juga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Tak hanya melalui peningkatan fasilitas pembelajaran. Tetapi juga, bimbingan dan pelatihan bagi guru agar lebih terampil dalam mengajar.
"Hingga saat ini kami masih terus didampingi oleh Google untuk memberikan pembinaan bagi guru dan meningkatkan kegiatan belajar mengajar terhadap siswa," kata Heni.
Pemkot menggandeng Google for Education untuk mengoptimalkan pelaksanaan program laptop gratis sebanyak 9.400 unit yang telah dibagikan ke para siswa SD dan SMP negeri setempat.
Adapun, kerja sama dengan Google itu bertujuan mendongkrak mutu SDM dari daerah setempat. (naz)
Editor : Mizan Ahsani