Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Siaga Kita, Program Bikinan Pemkot Madiun yang Lindungi Pekerja Informal

Anggiyan Bayu • 2024-03-04 04:15:00

 

Jawa Pos Radar Madiun – Penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian (JKK-JKM) di Kota Madiun dianugerahi penghargaan oleh Pemprov Jatim dalam Paritrana Award 2023.

SIAGA KITA: Sejumlah petugas kebersihan dan penarik gerobak sampah mendapat jaminan asuransi dari Pemkot Madiun. (ILUSTRASI/BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
SIAGA KITA: Sejumlah petugas kebersihan dan penarik gerobak sampah mendapat jaminan asuransi dari Pemkot Madiun. (ILUSTRASI/BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

Meliputi penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan kategori pemerintah kabupaten/kota serta kategori perusahaan besar sektor perdagangan dan jasa Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun.

‘’Ini bukan sekedar pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Tetapi program ini merupakan misi kemanusiaan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (3/3/2024).

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti sahih bahwa implementasi program JKK-JKM di Kota Madiun berjalan apik. Karena dalam penyelenggarannya termaktub dalam Perda 7/2023. ‘’Program ini satu-satunya yang ada di Indonesia dan memiliki perda,’’ ujarnya.

Saat ini, ada sebanyak 14.087 peserta yang tercatat sebagai peserta program tersebut. Terdiri dari pekerja sektor informal, linmas, kader kesehatan, pekerja sosial masyarakat (PSM), tenaga non-ASN, pengurus rumah ibadah, hingga ketua RT dan RW.

‘’Jangan sampai orang yang berduka ditinggalkan tulang punggung keluarganya semakin berduka. Tapi, bagaimana kita bisa membantu mereka agar tidak  semakin jatuh ke jurang kemiskinan,’’ tuturnya.

Maidi menilai cakupan kepesertaan program ini terus bertambah. Bahkan, pihaknya juga mendorong perusahaan yang ada di Kota Madiun untuk mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJamsostek.

‘’Jadi, yang utama itu cakupan dari BPJS Ketenagakerjaan itu sendiri. Baik yang dibayarkan pemerintah maupun cakupan perusahaan dalam meng-cover karyawan mereka masing-masing,’’ jelas mantan Sekda Kota Madiun itu.

Di Kota Madiun, kata Maidi, program ini dinamakan Siaga Kita. Selain dinas tenaga kerja, koperasi dan usaha mikro (disnaker-KUM), penyelenggaraan program tersebut juga melibatkan Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun.

Perusahaan air minum daerah itu meng-cover biaya premi sebanyak 1.184 peserta Siaga Kita. Pembiayaan mengandalkan dana corporate social responsibility (CSR).

‘’Setiap bulan kami bayar iuran premi sebesar Rp 16.800 untuk dua program untuk masing-masing peserta. Yakni JKK dan JKM,’’ terang Maidi. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#Maidi #kota madiun #siaga kita #Paritrana Award 2023