KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Menjelang Ramadan, berbagai antisipasi dilakukan sejumlah pihak di Kota Madiun untuk menekan mahalnya sejumlah bahan pokok.
Wakil Pimpinan Cabang Perum Bulog Madiun Hendra Kurniawan mengatakan, menjelang puasa tahun ini pihaknya menggelar Gerakan Pangan Murah.
Menurutnya, kegiatan itu digelar tidak hanya di Kota Madiun, tapi juga di Kabupaten Madiun dan Ngawi.
‘’Tujuan Gerakan Pangan Murah untuk intervensi harga. Selain itu, juga persiapan menjelang Ramadan,’’ terangnya, Rabu (6/3/2024).
Ada beberapa komoditas pangan yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah. Meliputi beras premium Rp 69.500 untuk kemasan 5 kilogram, tepung terigu Rp 13 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 14.800 per kemasan 900 mililiter dan gula pasir Rp 16 ribu per kilogram.
‘’Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi. Kami sengaja memperbanyak titik kegiatan supaya tidak terpusat di satu titik dan dapat memecah antrean,’’ kata Hendra.
Hendra menyatakan, Gerakan Pangan Murah sudah digelar sejak awal tahun. Sepanjang itu, pihaknya sudah menggelontorkan 985 ton beras SPHP di Ngawi dan Kota/Kabupaten Madiun.
‘’Untuk pembelian beras SPHP wajib pakai KTP. Selain itu, kami batasi per orang hanya bisa membeli 5 kilogram,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto