KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Tanggul Kali Piring di Kelurahan Pilangbango, Kartoharjo, Kota Madiun yang jebol pada Sabtu (9/3) lalu mulai ditambal kemarin (10/3). Tanggul darurat dibangun dari karung pasir dan trucuk bambu.
Pantauan di titik tanggul jebol, debit Kali Piring sudah turun drastis dibanding saat banjir Sabtu (9/3) malam lalu maupun sehari setelahnya.
Adapun panjang tanggul yang jebol sekitar 20 meter. Titik tanggul sungai yang jebol ini berada di tengah-tengah lahan permukiman warga.
Baca Juga: Banjir Rendam Puluhan Rumah di Pilangkenceng Madiun, Warga Beberkan Kronologinya
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun Sumanto mengamini penanganan sementara terharap tanggul jebol itu.
Yakni, dibuatkan penahan air dari 200 karung pasir dan diperkuat dengan bambu. ‘’Tanggul sliding setinggi satu meter,’’ ungkap Sumanto.
Catatan BPBD, banjir juga terjadi di Kelurahan Kelun, Kartoharjo. Setali tiga uang, bencana tersebut juga akibat luapan sungai di kawasan setempat. Yakni, Sungai Sono.
‘’Cuaca ekstrem beberapa hari ke depan, perlu siap siaga terhadap potensi bencana,’’ pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Hengky Ristanto