Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

77 Persen Tiket KA Mudik Lebaran di Daop 7 Madiun Ludes

Anggiyan Bayu • 2024-03-18 11:00:00
MODA TRANSPORTASI: Para penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
MODA TRANSPORTASI: Para penumpang menunggu kedatangan kereta api di Stasiun Madiun. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Antusiasme warga Kota Madiun untuk mudik Lebaran dengan menggunakan kereta api (KA) begitu tinggi. Hal tersebut terlihat dari hasil penjualan tiket KA yang sudah tembus 77 persen.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo mengatakan, hingga Jumat (15/3) lalu sebanyak 51.750 tiket KA dengan keberangkatan dari stasiun-stasiun yang ada di Daop 7 sudah ludes terjual.

"Tiket yang terjual mencapai 77 persen dari total disediakan sebanyak 66.792 tiket," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo, Minggu (17/3/2024).

Puluhan tiket yang terjual tersebut khusus keberangkatan 31 Maret—21 April. Baik KA reguler maupun KA tambahan. Menurutnya, jumlah tiket terjual bakal terus bertambah seiring penjualan yang tengah berlangsung. "Untuk keberangkatan dari stasiun wilayah Daop 7 sebanyak 31.019 calon penumpang," sebutnya.

Kuswardoyo menambahkan mereka merupakan calon pemumpang lima KA yang berangkat dari Daop 7 Madiun. Terdiri dari KA Brantas, KA Singasari, KA Bangunkarta, KA Kahuripan dan KA Brantas tambahan. "Selain KA Brantas tambahan. Ada KA tambahan yang akan melintasi Daop 7," ujarnya.

Kuswardoyo menuturkan, pengguna jasa KA yang tidak kebagian tiket KA reguler maupun tambahan yang berangkat dari wilayah Daop 7 bisa menggunakan KA tambahan yang melintas dari keberangkatan daop lainnya. Yakni, KA Sancaka, KA Malioboro, KA Gajayana, dan KA Pasundan tambahan.

Sejumlah KA tersebut bakal singgah sementara di Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan Jombang.

"Ke depan, masih ada kemungkinan KAI membuka KA-KA tambahan untuk lebaran lainnya secara bertahap," ungkapnya.

Di sisi lain, kata dia, KAI menyiagakan petugas pemeriksa jalur ekstra, penjaga pintu perlintasan ekstra, dan posko daerah rawan ekstra.

Pun, menyiapkan strategi manajemen krisis bernama AMUS (alat, material untuk siaga). "Tujuannya, jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan," pungkasnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #Daop 7 Madiun #lebaran #KA #kereta api