KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Gelombang arus balik Lebaran di Stasiun Madiun terus mengalir hingga kemarin (15/4).
Daop 7 Madiun mencatat ada sebanyak 20.305 penumpang yang hilir mudik menggunakan kereta api (KA).
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo mengatakan, puncak arus balik Lebaran terjadi pada 13–14 April lalu.
Selama dua hari itu jumlah kedatangan dan keberangkatan mencapai 49.606 orang.
‘’Kami memprediksi okupansi masih di atas 10.000 penumpang berangkat dari Daop 7 Madiun sampai 21 April mendatang,’’ katanya.
Meski begitu, pihaknya mengakui perjalanan KA saat libur Lebaran sempat mengalami sejumlah gangguan.
Salah satunya, imbas kecelakaan KA Argo Semeru relasi Surabaya-Gambir yang menemper mobil Suzuki Carry nopol N 1157 XL di Wonoasri, Kabupaten Madiun.
‘’Saat itu, KA Argo Semeru sempat mengalami keterlambatan 15 menit guna perbaikan dan pemeriksaan. Selain itu, KA Brantas tambahan relasi Blitar–Pasarsenen juga terlambat selama 10 menit menunggu jalur dalam kondisi aman,’’ terang Kuswardoyo. (ggi/her)
Fluktuasi Penumpang Kereta Api
- 13 April : 25.654 penumpang
- 14 April : 23.952 penumpang
- 15 April : 20.305 penumpang