KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Potensi kebakaran coba ditekan. Buntut sejumlah kejadian amuk si jago merah bekalangan.
Kalangan emak-emak jadi sasaran upaya pencegahan.
''Ibu-ibu selalu berkutat dengan api setiap hari,'' kata Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto, Selasa (21/5).
Sejumlah emak-emak diajari berbagai hal terkait kebakaran.
Mulai antisipasi seperti kewaspadaan penggunaan perkakas listrik sampai penanganan berupa pemakaian handuk basah saat kompor gas bermasalah.
''Semua diajarkan agar ibu-ibu tidak takut. Kalau takut, itu malah bahaya,'' ungkap Eddy.
Edukasi terkait kebakaran itu disampaikan oleh pihak satpol PP setempat.
Sasarannya dharma wanita.
Enam insiden kebakaran bangunan dan enam kebakaran kompor gas yang terjadi Januari-April 2024 mendasari kegiatan tersebut.
Plus, dua kebakaraan kendaraan bermotor.
''Ibu-ibu diberi pelatihan dan pencegahan kebakaran agar tanggap dan terampil,'' kata Kasatpol PP Kota Madiun Sunardi Nurcahyono. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani