Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Jaminan Rp 75,4 Miliar di 2024, Ternyata Ini Program dengan Klaim Terbanyak

Erlita H • 2024-05-28 01:00:00
BPJS KETENAGAKERJAAN: Selama Januari sampai April 2024, dana kepesertaan cair Rp 75,4 miliar. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
BPJS KETENAGAKERJAAN: Selama Januari sampai April 2024, dana kepesertaan cair Rp 75,4 miliar. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Dana senilai puluhan miliar rupiah dicairkan BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan penerima di Madiun dan sekitarnya.

Itu merujuk catatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Madiun selama empat bulan awal tahun ini.

''Per Mei lalu, sudah ada 5.989 klaim,'' kata Kepala Kantor Cabang Madiun Anwar Hidayat, Minggu (26/5).

Nominal klaim pencairan dana kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan periode Januari-April 2024 mencapai Rp 75,4 miliar.

Nominal itu merupakan jumlah total dari berbagai program kepesertaan.

Di antaranya, jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan pensiun (JP) dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP).

Angka tertinggi ada di JHT sebesar Rp 63,9 miliar. Kemudian, disusul JKM dengan Rp 4,4 miliar, dan yang lain (selengkapnya baca grafis).

Ribuan klaim senilai puluhan miliar itu datang dari tiga daerah.

Yakni, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Magetan.

Sementara pada tahun lalu, terdapat 18.672 klaim.

Perinciannya, JHT 15.418 kasus Rp 199,5 M, 1.515 kasus JKK (Rp 9,5 M), 675 kasus JKM (Rp 15,4 M), 534 kasus JP (Rp 6,3 M), dan 530 kasus JKP (Rp 497 juta).

''Total nilai klaim pada 2023, Rp 231,4 miliar,'' pungkasnya. (mg1/den)

Klaim Januari-April 2024

Editor : Mizan Ahsani
#klaim #JKK #JKM #ketenagakerjaan #JHT #madiun #jaminan #pensiun #bpjs