KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Petani di Kota Madiun boleh semringah.
Sebab, jatah pupuk subsidi tahun ini bertambah.
‘’Perubahan (alokasi, Red) berdasarkan SK gubernur pada 26 April lalu,’’ kata Irsad Dawami, sub koordinator budidaya, Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kemarin (29/5).
Irsad menyampaikan, jatah pupuk subsidi 2024 semula 367 ton urea dan 184 ton NPK.
Setelah perubahan menjadi 628 ton urea dan 395 ton NPK.
Dengan kata lain, ada tambahan 261 ton urea dan 211 ton NPK.
‘’Mengenai perubahan itu, sampai saat ini kami masih menunggu teken Pj wali kota,’’ ungkapnya.
Irsad menuturkan, pihaknya juga mendorong petani untuk tidak ketergantungan dengan pupuk subsidi.
Yang mana, petani diarahkan menggunakan pupuk organik dan hati.
‘’Hal ini hubungannya dengan kualitas hasil dan kelestarian lingkungan,’’ pungkasnya. (mg1/den)
Editor : Mizan Ahsani