Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Rayakan Dies Natalis ke-49, Unipma Pelopor Perguruan Tinggi Nasional Berkelas Dunia

Wawan Isdarwanto • 2024-06-05 17:31:04
PUNCAK: Rektor Unipma Supri Wahyudi Utomo saat memotong tumpeng di acara puncak dies natalis ke-49 Unipma. (RADAR MADIUN)
PUNCAK: Rektor Unipma Supri Wahyudi Utomo saat memotong tumpeng di acara puncak dies natalis ke-49 Unipma. (RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Tahun ini Universitas PGR Madiun (Unipma) tepat berusia 49.

Peringatan dies natalis ke-49 Unipma mengusung tema "Inovasi Berkelanjutan untuk Masa Depan Unipma yang unggul".

Momen dies natalis ke-49 Unipma dimaknai kampus yang dulu bernama IKIP PGRI Madiun itu untuk melanjutkan langkah berkontribusi nyata di dunia pendidikan.

Selain itu, juga bertransformasi menjadi pelopor perguruan tinggi nasional berkelas dunia yang unggul dan inovatif.

Rektor Unipma Supri Wahyudi Utomo menjelaskan, 49 tahun merupakan usia yang sangat produktif bagi sebuah perguruan tinggi.

Pun, dia berharap Unipma semakin berkualitas, baik dalam pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.

Bahkan, keberadaan perguruan tinggi nomor wahid di Madiun versi Unirank dan Webomatric itu diharapkan tidak hanya berkibar di kancah regional dan nasional.

Melainkan juga sampai level internasional seiring program Unipma go international yang gencar dilaksanakan kampus tersebut.

Supri mengatakan, fondasi menuju standar pendidikan internasional tengah dikuatkan melalui beberapa program kerja sama.

Diawali dengan menggandeng perguruan tinggi dari luar negeri melalui program pertukaran dosen dan mahasiswa.

Unipma juga menjalin kerja sama dengan beberapa kampus.

Misalnya seperti ISATU, (Filipina), NEUST (Filipina), UiTM (Malaysia), Ilocos Sur Polytechnic State College (ISPSC), dan Mariano Marcos State University (MMSU).

MERIAH: Malam puncak dies natalis ke-49 Unipma dimeriahkan guest star Indra The Rain. (RADAR MADIUN)
MERIAH: Malam puncak dies natalis ke-49 Unipma dimeriahkan guest star Indra The Rain. (RADAR MADIUN)

"Tidak hanya pertukaran mahasiswa, program guest lecture dan join riset juga  terus ditingkatkan," tuturnya

"Program ini bertujuan memperluas jaringan profesional, meningkatkan kualitas pengajaran dan penelitian, serta memperkaya pengalaman akademik para dosen dan mahasiswa," imbuhnya.

Selama 49 tahun sudah banyak capaian yang diraih Unipma.

Terbaru, 11 dosen Unipma lolos hibah penelitian Kemendikbud. Tidak hanya itu, mahasiswa Unipma turut menyumbangkan prestasi.

Yakni, tiga tim Program Penguatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) Unipma berhasil lolos didanai Belmawa Ditjen Dikristek 2024.

Secara institusi, telah banyak pula capaian yang telah diraih Unipma. Di antaranya, izin penambahan tiga prodi baru tahun ini.

Yakni, program Pascasarjana Pendidikan Dasar, Pascasarjana Bimbingan Konseling, dan S1 Pendidikan IPA.

"Dari program bantuan banyak sekali yang telah di capai Unipma," sebutnya.

"Misalnya Hibah Kompetisi Kampus Merdeka (HKKM), hibah pengabdian kepada masyarakat (PKM), pertukaran mahasiswa, kampus mengajar, dosen pembimbing lapangan," sambungnya.

Dies natalis ke-49 Unipma diwarnai berbagai kegiatan spektakuler dan menarik.

Di antaranya, grand final Putra Putri Unipma, lomba antar-dosen dan karyawan, serta festival seni dan budaya.

Selain itu, juga dihelat Porsema Cup, turnamen e-sport, pergelaran workshop hybrid, jalan santai, serta orasi ilmiah. (afi/isd/*)

Editor : Mizan Ahsani
#pgri #unipma #Dies Natalis #madiun #universitas