Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Update Data Pemilih Pilkada 2024, KPU Kota Madiun Libatkan 536 Pantarlih

Erlita H • Sabtu, 8 Juni 2024 | 05:34 WIB
Photo
Photo

 

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Data calon pemilih pilkada 2024 dimutakhirkan. Dibutuhkan setidaknya 536 petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) untuk melakukan proses pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap 153.692 jiwa yang masuk dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) Kota Madiun.

Komisioner KPU Kota Madiun Rokhani Hidayat mengatakan, proses penjaringan calon pantarlih mulai dilakukan 13 Juni. Jadwal ini mundur dari rencana semula yang sedianya digelar pada Rabu (5/6) lalu. ‘’Kebutuhannya 536 petugas pantarlih yang akan tersebar di 271 tempat pemungutan suara (TPS),’’ katanya, Jumat (7/6).

Sesuai ketentuan akan ditempatkan satu pantarlih apabila jumlah pemilih TPS di wilayahnya kurang dari 400. Namun, jika lebih dari itu ada dua pantarlih yang ditugaskan untuk melakukan coklit.

‘’Sementara itu, di Kota Madiun berpotensi ada enam TPS yang akan di-cover oleh satu pantarlih. Karena jumlah pemilihnya di bawah 400 dan terpisah oleh sungai maupun berada di wilayah perbatasan Kabupaten Madiun,’’ terang Rokhani.

Terkait syarat calon pantarlih, Rokhani mengaku sama dengan saat pemilu lalu. Seperti adanya surat keterangan sehat yang menyatakan tidak memiliki riwayat hipertensi, diabetes melitus, tuberkulosis, stroke, kanker dan penyakit berat lain. ‘’Untuk honornya Rp 1 juta. Nilai itu lebih besar jika dibandingkan saat Pemilu 2019 lalu yang hanya Rp 800 ribu,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, penjaringan sekaligus seleksi pantarlih menjadi kewenangan Panitia Pemungutan Suara (PPS). PPS dibebani tugas ini karena menguasai wilayah masing-masing. ‘’Ya, harapannya bisa melaksanakan tugas dengan baik secara ketentuan yang berlaku dan data pemilih semakin baik serta valid,’’ pungkas Rokhani. (mg1/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pilkada #kota madiun #KPU #coklit #pantarlih