Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Komunitas Pecintut Lestarikan Tradisi Jawa, Jamas dan Ruwat Puluhan Perkutut

Erlita H • 2024-07-09 23:00:00
JAMASAN: Para anggota Komunitas Pecintut Kota Madiun memandikan burung perkutut peliharaannya, Senin (8/7). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
JAMASAN: Para anggota Komunitas Pecintut Kota Madiun memandikan burung perkutut peliharaannya, Senin (8/7). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rumah Slamet Hariyadi di Jalan Makam Tentara, Kelurahan/Kecamatan Taman bak penangkaran burung perkutut, Senin (8/7).

Berbagai macam jenis perkutut yang semula di dalam sangkar, dikeluarkan lalu dijamasi oleh pemiliknya masing-masing.

Proses jamasan atau memandikan perkutut dilakukan dengan menggunakan kembang kenanga dan mawar dalam baskom.

Sebelumnya, perkutut-perkutut katuranggan itu terlebih dahulu diruwat.

Kemudian, diikuti pelepasan 30 ekor perkutut oleh Komunitas Pecintut (Pecinta Perkutut) Kota Madiun.

Slamet mengatakan, jamasan perkutut saat sura ini sengaja digelar untuk menjaga kesakralan sekaligus bentuk pelestarian hewan herbivora tersebut.

‘’Ada puluhan ekor perkutut yang juga dilepas tadi,’’ katanya.

‘’Itu berujuan agar burung-burung tersebut bisa hidup di alam bebas dan tidak punah,’’ sambung Slamet.

Menurut Slamet, jamasan perkutut ini baru kali pertama digelar komunitasnya.

Ada maksud penting di balik pelaksanaan tradisi ini.

Tujuannya untuk menyatukan jiwa pemilik dengan buruh peliharaannya.

‘’Ke depan akan dilakukan secara rutin setiap tahun saat bulan sura,’’ ujarnya. (mg1/her)

Editor : Mizan Ahsani
#jamasan #ruwatan #perkutut #Komunitas