KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Konstelasi politik di Kota Madiun makin dinamis pasca Maidi-F Bagus Panuntun (Mapan) mendapatkan rekomendasi dari PSI dan Gerindra sebagai pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali kota.
Belum lagi, Maidi juga didukung oleh Nasdem dan Demokrat yang dibuktikan dengan surat rekomendasi.
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kota Madiun Moechid Soetono mengatakan, di atas kertas, potensi Mapan untuk memenangi pilkada memang cukup besar. Karena didukung 11 partai politik (parpol).
Yang mana, dua di antaranya, yakni PSI dan Gerindra sudah memberikan surat rekomendasi sebagai pasangan bacawali-bacawawali untuk Maidi-F Bagus Panuntun.
‘’Tentu ini menjadi modal politik yang bagus bagi keduanya (rekom sepaket dari PSI dan Gerindra, Red). Tinggal bagaimana ke depannya mereka bisa menjalin komunikasi dengan parpol lain dalam satu koalisi besar,’’ katanya, Minggu (14/7).
Di samping itu, Moechid menilai bahwa duet pasangan Maidi-Bagus Panuntun dengan format generasi senior dengan anak muda lebih menarik pemilih dibandingkan pasangan yang seumur.
Format sama diketahui dilakukan pemenang Pilpres 2024 lalu, yaitu pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Prabowo mewakili pemilih dengan generasi tua, sedangkan Gibran menggaet anak muda. Hal yang sama menurut Moechid juga terjadi dalam duet Maidi-Bagus Panuntun.
‘’Duet Maidi-Bagus Panuntun itu bisa melengkapi dan saling menguntungkan. Maidi mewakili pemilih senior serta menilai kompetensi dari pengalaman dan rekam jejak,’’ terang Moechid.
Sedangkan Bagus Panuntun mewakili aspirasi pemilih muda dan pemula Kota Madiun yang juga menilai penting keberadaan pemimpin muda.
‘’Kolaborasi Maidi-Bagus Panuntun bakal menjadikan pemilih pemula dan muda semakin percaya dalam perencanaan pembangunan Kota Madiun ke depan seperti apa, karena dianggap bisa mengakomodir kepentingan generasi tersebut,’’ terangnya.
Moechid juga menilai keputusan Maidi menggandeng Bagus Panuntun sebagai bacawawalinya tepat. Karena menyiapkan calon pemimpin-pemimpin muda Kota Madiun yang berintegritas.
‘’Saya sudah mengenal Bagus Panuntun lama. Dia berhasil memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin serta Prabowo-Gibran saat bergabung dalam TKD Kota Madiun pada pilpres 2019 dan 2024 lalu,’’ bebernya.
Selain itu, dirinya menganggap karir politik Bagus Panuntun berprospek bagus. Hal tersebut dibuktikan dengan menaikkan jumlah perolehan suara dan kursi PSI di Pemilu 2024. Dari sebelumnya dua kursi pada Pemilu 2019, kini menjadi empat.
‘’Dan, selama periode pertamanya di DPRD (2019–2024), Bagus saya lihat cukup berani bersuara dan konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat,’’ ungkap Moechid.
Yang jelas, Moechid menilai duet Maidi-Bagus Panuntun sudah match alias cocok. Pun, apabila ada potensi paslon penantang muncul di kemudian hari nanti itu dianggap Moechid sebagai keputusan yang emosional, bukan rasional.
‘’Ya, karena tidak ada bakal calon wali kota lain saat ini yang track record-nya bisa mengimbai Maidi,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto