KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Masa panen padi berkaitan erat dengan inflasi. Itu diyakini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun. Setidaknya, bersamaan panen raya di wilayah Kelurahan Sogaten, Manguharjo. ''Panen akan berpengaruh ke harga beras,'' kata Kepala DKPP Totok Sugiarto.
Totok mengungkapkan, lahan padi yang panen di area itu seluas 38 hektare. Per hektare, lanjut dia, menghasilkan tujuh ton gabah Inpari-47. Dengan kata lain, akan didapat 266 ton gabah dari kawasan tersebut. Diharapkan dengan panen tersebut bisa dikombinasi dengan waktu tertentu agar tidak terjadi inflasi,'' ujarnya.
Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto menyampaikan, sawah di Kota Madiun sangat terbatas. Maka dari itu, pihaknya mendorong pengoptimalan sektor pertanian. "Kami terus mendorong masyarakat supaya kualitas dan kuantitas para petani terus meningkat," kata Eddy. (mg1/den)
SAWAH DI KOTA MADIUN
- Manguharjo 291 hektare
- Kartoharjo 377 hektare
- Taman 216 hektare
Editor : Hengky Ristanto