KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mesin politik PDIP mulai dipanasi.
Rabu malam (24/7) lalu, partai berlambang banteng moncong putih itu baru mengawali rapat koordinasi (rakor) konsolidasi persiapan menghadapi Pilkada Kota Madiun 2024.
Dalam pertemuan tersebut, para pengurus diminta mempersiapkan sejumlah strategi untuk mengamankan wilayah masing-masing.
Di antaranya, memetakan wilayah yang merupakan lumbung suara partai.
‘’Sementara ini konsolidasi persiapan pilkada. Kami menyolidkan barisan untuk menghadapi pilkada,’’ kata DPC Kota Madiun Anton Kusumo, Kamis (25/7).
Memang belum menentukan arah dukungan politik ke salah satu bakal calon.
Namun Anton memastikan, PDIP akan ikut berkontestasi dalam pesta demokrasi lima tahunan ini.
Hanya saja, siapa bakal calon yang kemungkinkan akan diusung PDIP masih menunggu keputusan dari DPP.
‘’Semuanya menunggu siapa yang mendapat rekomendasi partai. Tugas DPC hanya mengamankan dan memenangkan,’’ terangnya.
‘’Prinsipnya, kami sebagai petugas partai akan taat dan tegak lurus atas keputusan partai,’’ sambung calon legislatif (caleg) terpilih DPRD Kota Madiun itu.
Anton menilai banyak kriteria untuk bakal calon.
Salah satunya, tidak hanya sebatas memikirkan agar dipilih rakyat, tetapi bagaimana bakal calon itu mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat.
‘’Rakyat punya hak konstitusi memilih pemimpin, maka semua tujuan harus kembali ke rakyat,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, ada beberapa nama yang mengikuti proses penjaringan calon di PDIP.
Di antaranya, Maidi dan Bonie Laksmana untuk posisi bakal calon wali kota (bacawali).
Kemudian, ada Inda Raya, Kiagus Firdaus, dan Rachman Fikri sebagai bacawawali.
‘’Sudah diusulkan semua. Dua bacawali dan tiga bacawawali sudah diusulkan ke DPP. Kapan rekomendasi turun kami tidak tahu. Tapi, harapan kami secepatnya,’’ harap Anton.
Berbicara soal peluang PDIP mengusung kader internal dalam kontestasi pilkada 2024, Anton mengaku hal itu dimungkinkan bisa terjadi.
Yang jelas, menurut dia, PDIP menginginkan sosok bakal calon yang punya spesifikasi (spek) kepedulian terhadap rakyat dan idelogi partai.
‘’Makanya, siapa nanti bakal calon yang mendapatkan rekomendasi dari PDIP diharapkan bisa melaksanakan program partai,’’ terangnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani