KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Madiun resmi memiliki nomor urut.
Tadi malam (23/9) KPU menuntaskan pengundian nomor urut kepada ketiga paslon tersebut.
Hasilnya, pasangan Inda Raya Ayu Miko Saputri-Aldi Dwi Prastianto mendapat nomor urut 1, pasangan Maidi-F Bagus Panuntun nomor urut 2, dan pasangan Bonie Laksmana-Bagus Rizki Dinarwan mendapat nomor urut 3.
Proses pengundian berlangsung semarak. Ketiga paslon didampingi para pendukung yang sejak awal kedatangannya berteriak riuh menyanyikan yel-yel masing-masing.
Hadir juga para ketua umum partai pengusung ketiga paslon.
Pengundian diawali dengan pengambilan nomor antrean yang dilakukan cawawali.
Nomor antrean tersebut kemudian menjadi dasar penentuan dalam pengambilan nomor urut yang dilakukan langsung oleh cawali.
Setelah diundi, nomor urut yang ditetapkan dituangkan dalam surat keputusan KPU.
Saat pengundian, masing-masing paslon tampak puas dengan nomor yang didapat. Maidi langsung mengacungkan jari jemarinya seperti huruf "L" yang kemudian diikuti pekikan lanjutkan.
Bonie mengekspresikan perolehan nomor urutnya dengan salam metal tiga jari. Sementara, Inda Raya salam satu jari.
Inda Raya menyebut angka satu melambangkan juara.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Perluas Jangkauan Akses KUR
Selain itu, menurutnya, angka satu dapat diartikan sebagai sebuah permulaan yang baik untuk kembali menang dan melanjutkan sumbangsih kepada warga Kota Madiun.
Bedanya, bukan sebagai wakil wali kota melainkan calon wali kota. ’’Untuk menorehkan sejarah perempuan pertama sebagai wali Kota Madiun,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Maidi menyebut angka dua bermakna dari melanjutkan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Kota Madiun pada periode kedua.
’’Nomor satu sudah saya lalui, nomor dua untuk melanjutkan,’’ katanya.
Lebih lanjut, menurutnya, pembangunan masyarakat Kota Madiun belum selesai. Butuh pemikiran yang berkelanjutan. Dengan harapan, agar Kota Madiun semakin dikenal, disegani, dan setara dengan kota-kota besar lainnya.
’’Berkat doa masyarakat dan partai pengusul kami bisa mengantarkan dan memenangkan jilid kedua untuk lebih sempurna,’’ ujar Maidi.
Di pihak lain, Bonie Laksmana mengaku bersyukur memperoleh nomor urut 3. Menurut dia, angka tersebut memiliki makna mendalam.
Dalam konteks berwudhu, misalnya. Untuk sempurna harus membasuh bagian tubuh sebanyak tiga kali. ’’Satu, dua boleh. Tapi, untuk sempurna harus tiga,’’ jelasnya.
Selain itu, angka tiga memiliki makna dalam konteks kebangsaan.
Seperti sila ketiga Pancasila, yakni Persatuan Indonesia. Hal itu selaras dengan tagline Bersatu Bersama Bonus. ’’Persatuan menyatukan perbedaan elemen masyarakat,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani