KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Krisis kepegawaian yang dialami Pemkot Madiun selama ini perlahan direduksi.
Selain telah mendapatkan kuota formasi CPNS, pemkot juga membuka kran rekrutmen CPPPK tahun ini.
Kepala BKPSDM Kota Madiun Haris Rahmanudin mengatakan, pemkot kebagian jatah rekrutmen 276 formasi.
Terdiri dari 251 formasi jabatan teknis dan 25 sisanya untuk jabatan fungsional guru.
’’Pendaftaran sudah dibuka sejak 1 Oktober lalu hingga tanggal 20,’’ katanya, Jumat (4/10).
Dia menambahkan, pendaftaran seleksi CPPPK dibuka dua tahap.
Tahap pertama pada 1–20 Oktober dan tahap kedua pada 17 November–31 Desember.
Tahap pertama diperuntukkan bagi pelamar eks tenaga honorer kategori II dan tenaga non-ASN yang terdata dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Sedangkan tahap kedua diperuntukkan bagi pelamar tenaga non-ASN yang aktif bekerja minimal dua tahun di instansi Pemkot Madiun.
’’Sebagaimana disampaikan oleh Menpan RB, tahun ini sebagai tahapan untuk penataan non-ASN. Sehingga, ke depan tidak ada lagi tenaga non-ASN. Hanya PNS atau PPPK,’’ terangnya.
Haris tak menampik pemkot sangat membutuhkan formasi jabatan teknis dibandingkan fungsional guru.
’’Karena memang kosong dan bahkan kurang. Tapi, Insya Allah masih mencukupi,’’ pungkasnya. (ggi/her)
Editor : Mizan Ahsani