Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

12 Oktober Hari Tanpa Bayangan, Suhu di Madiun Bisa Tembus 37 Derajat Celsius!

Erlita H • 2024-10-10 17:00:00

 

PANAS: Cuaca terik yang terjadi akhir-akhir ini di Madiun Raya dipengaruhi fenomena kulminasi. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
PANAS: Cuaca terik yang terjadi akhir-akhir ini di Madiun Raya dipengaruhi fenomena kulminasi. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Cuaca di Madiun Raya akhir-akhir ini begitu terik.

Bahkan, suhu maksimum harian bisa menyentuh 35–37 derajat celcius saat siang dan terasa lembab.

Stasiun Geofisika BMKG Nganjuk menjelaskan panas terik ini secara tidak langsung dipicu oleh fenomena kulminasi atau hari tanpa bayangan.

Setiyaris, Pengamat Meterologi dan Geofisika Madya Stasiun Geofisika BMKG Nganjuk memberi penjelasan mengenai fenomena tersebut.

Kulminasi merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang sebab bertumpuk dengan benda itu sendiri.

’’Wilayah Madiun Raya akan mengalami kulminasi utama pada 10–14 Oktober antara pukul 11.15 hingga 11.21,’’ terangnya kemarin (9/10).

Menurutnya, fenomena kulminasi terjadi dalam tempo yang berbeda-beda di setiap daerah. Di Kota/Kabupaten Madiun misalnya.

Fenomena hari tanpa bayangan tersebut diperkirakan terjadi pada Sabtu (12/10) mendatang sekitar pukul 11.20.

Sedangkan, Pacitan terjadi pada Senin (14/10) sekitar pukul 11.21.

Baca Juga: Komentar Pelatih Bahrain soal Pemain Indonesia yang Banyak di Eropa, Sebut Laga Malam Nanti Bakal Sulit

’’Fenomena ini biasa terjadi setiap tahun. Dan, tidak ada kaitannya dengan peristiwa apa pun,’’ ujar Setiyaris.

Yang jelas, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan mengkaitkannya dengan hal-hal yang aneh.

Tapi, Setiyaris mengingatkan kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan pada saat itu untuk banyak mengonsumsi air putih guna menghindari dehidrasi.

’’Jadi, sebisa mungkin kalau tidak penting-penting sekali berkegiatan di luar ruangan agar dihindari,’’ tuturnya. (err/her)

Fenomena Hilangnya Bayangan

Mengenal kulminasi utama

- Fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang. 

Kenapa bisa hilang?

- Hal ini karena bayangan akan bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Kapan fenomena ini terjadi?

- Kulminasi utama di wilayah Madiun Raya diperkirakan terjadi antara 10–14 Oktober pada rentang pukul 11.15 hingga 11.21.

Dampak

  1. Suhu udara semakin panas dan mencapai lebih dari 35 derajat celsius pada siang hari
  2. Cuaca panas ini masih terasa hingga beberapa hari setelah puncak kulminasi matahari
  3. Kelembapan udara menurun dan kurang dari 40 persen
  4. Dehidrasi 

Antisipasi kulminasi

- Gunakan tabir surya pada tubuh dan wajah

- Makan makanan dengan kadar air yang tinggi

- Usahakan tidak keluar pada siang hari

Editor : Mizan Ahsani
#cuaca #panas #penjelasan #hari tanpa bayangan #madiun #bmkg #suhu