KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Jalan Kapuas menyempit di waktu-waktu tertentu.
Dari barat ke timur, kepadatan kendaraan tak terelakan di atas pukul 17.00.
Saat malam Minggu atau liburan, durasi macet bahkan bisa sampai 30 menit. Penumpukan parkir kendaraan disebut-sebut sebagai biangnya.
Dinas perhubungan (dishub) setempat, menilai masih ada beberapa parkir berdampingan depan usaha-usaha warga.
"Bulan kemarin, kami sudah membawa masalah Jalan Kapuas di forum LLAJ (lalu lintas dan angkutan jalan)," kata Kepala Dishub Kota Madiun Subakri, Senin (4/11) lalu.
Bakri mengungkapkan, pihaknya berupaya mempertahankan dan memaksimalkan rambu-rambu yang ada.
Dengan pertimbangan kemacetan bersifat temporer.
Pihaknya lebih mengoptimalkan juru parkir untuk mengurangi kemacetan.
"Karena Jalan Kapuas itu dua arah dan banyak usaha kanan dan kiri," ungkapnya.
Jalan Dr Soetomo dinilai juga rawan kemacetan temporer. Paling lama dua jam.
Dishub berniat mengubah arus lalu lintas harus melalui forum LLAJ.
Karena jalan tetap dan tidak ada perluasan. Setiap bulan, pihaknya selalu melakukan perkumpulan di forum tersebut mengangkat topik-topik permasalahan yang ada. (err/den)
Editor : Mizan Ahsani