Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Gerakan Pangan Murah Kembali Digelar di Madiun, Berikut Daftar Harga Bahan Pokok yang Dijual

Erlita H • 2024-11-09 22:00:00
MURAH MERIAH: Warga mengantre demi mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapak Pilangbango kemarin (8/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
MURAH MERIAH: Warga mengantre demi mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapak Pilangbango kemarin (8/11). (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Faktor cuaca berpotensi mempengaruhi pasokan pangan sekaligus memicu inflasi. 

Sebagai langkah antisipasi dan stabilisasi harga bahan pokok, pemkot bersama dengan pemprov menggelar gerakan pangan murah (GPM), Jumat kemarin (8/11).

’’Kami berikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa mendapatkan harga bahan pokok yang terjangkau atau di bawah pasar,’’ kata Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun saat ditemui di Lapak Pilangbango.

Diungkapkannya, GPM sengaja digelar jauh dari pasar.

Dengan harapan, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok murah sesuai kebutuhannya.

’’Yang jelas, kegiatan ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan pasokan bahan pokok,’’ ungkapnya.

Ada beberapa jenis bahan pokok yang diobral di GPM. Di antaranya, beras SPHP seharga Rp 11.300 per kilogram, beras premium Rp 13.700 per kilogram, gula pasir Rp 16.000 per kilogram, minyak goreng Rp 15.000 per liter dan lain sebagainya (selengkapnya lihat grafis).

Sumini menyatakan GPM akan digelar kembali bulan depan demi menghadapi siklus pergantian tahun.

’’Rencananya, pada awal bulan depan akan diadakan kembali dalam rangka menghadapi Nataru. Saat ini, kami akan menggelar pasar murah bersama dengan dinas perdagangan,’’ terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Distribusi Pangan DKPP Jatim Sukemi menyebutkan bahwa GPM merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.

’’Sebelum digelar GPM, kami lebih dulu melakukan survei ke pasar terkait perkembangan harga-harga bahan pokok. Dengan pertimbangan, agar bahan pokok yang dijual di GPM bisa didapat masyarakat secara mudah dan murah,’’ jelasnya.

Dalam GPM tersebut disediakan sekitar 100 kilogram beras, 30 kilogram beras premium, 40 kilogram telur, 50 kilogram gula, 40 liter minyak goreng, 10 kilogram tepung, dan beberapa produk dari pekarangan pangan lestari (P2L) serta UMKM.

Melihat antusiasme konsumen saat GPM, Sukemi menilai daya beli masyarakat di Kota Madiun tetap terjaga.

Meskipun dalam lima bulan terakhir sempat mengalami deflasi.

’’Mungkin awal tahun depan, GPM akan kembali digelar di Kota Madiun tetapi di lokasi yang berbeda. Harapannya, agar masyarakat bisa merasakan semua,’’ pungkasnya. (err/her)

Harga Bahan Pokok di Gerakan Pangan Murah

Beras SPHP: Rp 11.300 per kilogram

Beras premium: Rp 13.700 per kilogram

Gula pasir: Rp 16.000 per kilogram

Minyak goreng: Rp 15.500 per liter

Bawang merah: Rp 30.000 per kilogram

Bawang putih: Rp 32.000 per kilogram

Telur ayam ras: Rp 31.000 per ekor

Cabai merah besar: Rp 3.000 per paket

Cabai rawit merah: Rp 3.000 per paket

Editor : Mizan Ahsani
#harga #gerakan pangan murah #pemkot #bahan pokok #madiun #pemprov