MANGUHARJO, Jawa Pos Radar Madiun – Angka kemiskinan di Kota Madiun terus di-update. Terdapat 31.849 orang yang disurvei berdasarkan by name by address oleh badan perencanaan, penelitian, dan pengembangan daerah (Bappelitbangda).
Mereka tercatat dalam registrasi sosial ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Kepala Bappelitbangda Kota Madiun Suwarno mengatakan, dari pembaharuan data itu selanjutnya bakal digunakan sebagai referensi menyusun sensus kemiskinan tahun depan.
’’Kami potret by name by address orang-orang yang perlu diintervensi melalui update tersebut,’’ katanya, Rabu (18/12).
Adapun proses survei dilakukan selama dua bulan dengan melibatkan mahasiswa dari seluruh kampus di Kota Madiun.
Dalam proses pelaksanaannya, Suwarno mengaku sempat mengalami kendala.
Salah satunya, survei dilakukan bertepatan dengan Pilkada 2024. Sehingga, sempat terhenti sementara.
’’Survei sudah selesai. Saat ini, tinggal dievaluasi. Karena datanya masih mentah sehingga perlu dianalisa kembali,’’ terang mantan kepala DPUPR itu.
Suwarno berharap hasil survei ini nantinya dapat dijadikan sebagai patokan dalam mengambil kebijakan.
Terutama dalam penyusunan RPJMD, pemberian alokasi bantuan sosial (bansos) dan pengentasan kemiskinan.
’’Melalui data ini, diprediksi angka kemiskinan turun sekian persen,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Abdul Aziz mengungkapkan, sekalipun pemkot telah melakukan survei update data kemiskinan, pihaknya juga tetap akan melaksanakan sensus tersendiri dengan mengacu survei sosial ekonomi nasional (susenas).
’’Survei by name by address itu bisa dipakai Pemkot Madiun untuk intervensi (kebijakan alokasi bantuan). Sedangkan, susenas berupa data makro yang sifatnya untuk pengambilan kebijakan dan melihat progres,’’ jelasnya. (err/her)
Jumlah Penduduk Miskin di Kota Madiun (Data BPS)
2014: 8.500
2015: 8.550
2016: 9.050
2017: 8.700
2018: 7.920
2019: 7.690
2020: 8.830
2021: 9.060
2022: 8.490
2023: 8.460
2024: 7.840
Sumber: BPS Kota Madiun
Editor : Mizan Ahsani