Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Peringati Hari Ibu, Eddy Klaim Minim Kasus KDRT di Kota Madiun

Erlita H • Selasa, 24 Desember 2024 | 17:15 WIB
PERINGATAN HARI IBU: Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengulek sambal di gedung diklat pemkot setempat kemarin (23/12). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
PERINGATAN HARI IBU: Pj. Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto mengulek sambal di gedung diklat pemkot setempat kemarin (23/12). (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun - Lengan Pj Wali Kota Madiun Eddy Supriyanto bergerak turun dan naik. Keringat bercucuran di wajahnya.

Maklum, dia tengah mengulek bawang merah, bawang putih, kemudian cabai, tomat, dan garam, di sebuah cobek.

Setelah jadi, sambal buatannya lantas dicicipi Ketua DPRD Kota Madiun Armaya dengan tempe.

Pun, jadi serbuan banyak orang dalam peringatan Hari Ibu Nasional yang digelar pemkot di gedung diklat setempat kemarin (23/12).

Di balik keceriaan peringatan itu, ada maksud mendalam. Eddy menyoroti maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di media sosial.

''Di kota ini minim, karena masuk budaya mataraman yang lembut,'' kata Eddy.

Photo
Photo

Klaim minim kasus KDRT juga dipengaruhi faktor lain.

Seperti, peran berbagai pihak terkait dalam edukasi. Mulai di sekolah, pondok pesantren, perguruan tinggi, sampai PKK maupun posyandu.

"Alhamdulillah, kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Madiun masih bisa kami tekan," ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga ibu dan anak-anak dari KDRT. Salah satunya, menyiapkan psikiater di puskesmas maupun di runah sakit.

"Kami bersama-sama mendidik anak-anak supaya nanti tercipta generasi yang berakhlak, cerdas dan bisa menjadi estafet pemimpinan," ungkap Eddy. (err/den)

Editor : Hengky Ristanto
#kota madiun #eddy supriyanto #KDRT #pkk #hari ibu