Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jejak Candi Kuno di Makam Setinggil Madiun, Tim Ekskavasi Temukan Bata dan Batu Yoni

Hengky Ristanto • 2025-02-16 18:15:00
MENYIMPAN SEJARAH: Modin Kelurahan Demangan Suwandi menunjukkan makam jalan Setinggil, Demangan, Taman, pada Jumat (14/2) lalu.
MENYIMPAN SEJARAH: Modin Kelurahan Demangan Suwandi menunjukkan makam jalan Setinggil, Demangan, Taman, pada Jumat (14/2) lalu.

Jawa Pos Radar Madiun - Bersamaan ekskavasi Sendang Kuncen kala itu, beberapa anggota tim yang dipimpin Pahadi juga bertugas melakukan observasi dugaan candi di makam Jalan Setinggil, Kelurahan Demangan, Taman, Kota Madiun. Hasilnya, ditemukan banyak bata kuno tersebar di berbagai titik.

Hasil observasi ditindaklanjuti penelusuran arsip Belanda. Beberapa foto ditemukan. Berupa potret susunan bata taoi detail tidak jelas. Didapati pula keterangan, Demangan Water Work. Itu menjadi indikasi bahwa dulu ada bangunan air di Demangan.

Selain menelusuri arsip sejarah, juga dilakukan pendataan lapangan. Berupa, 17 batu kuno seperti batu lumpang dan dakon di kawasan sekitar dicatat. Pun, dua batu Yoni di halaman rumah warga Salah satunya digunakan sebagai lesung untuk menumbuk padi.

Sementara di rumah mantan Lurah Demangan pertama, Asmoredjo Salimin (Lurah Kancil, 1935-1953), ada batu candi dan batu lumpang dalam kondisi telungkup. Sayang seribu sayang, penelitian lebih lanjut terkendala. Sebab, kawasan masih digunakan sebagai tempat pemakaman umum warga Kutho Miring, sebutan lama Demangan.

Banyaknya temuan bata kuno diamini Suwandi, modin setempat. Beberapa potong kerap ditemukan saat menggali kubur. Hingga kini, warga memanfaatkan area makam untuk menjalankan tradisi tertentu. Seperti, selamatan Sura, selamatan sebelum pernikahan, dan selamatan bersih desa. (err/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Demangan #candi kuno #kota madiun #Bata Kuno #batu yoni #ekskavasi #makam setinggil