Jawa Pos Radar Madiun – Menjalani banyak peran tak membuat dr Denik Wuryani kewalahan. Sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun, dokter satu ini juga seorang ibu dari tiga anak serta tetap aktif membuka praktik mandiri.
Denik punya jadwal padat. Namun, dia tetap berusaha membagi waktu sebaik mungkin. Pekerjaan sebagai kepala dinas tetap menjadi prioritas, sedangkan praktik dilakukan di luar jam kerja.
Praktik melayani peserta BPJS kesehatan di Jalan dr Soetomo nomor 12, Madiun Lor, Kecamatan Madiun, Kota Madiun.
"Jadi, tidak mengganggu waktu kerja. Selama Ramadan, praktik dimulai pukul 16.30 hingga 18.30 WIB. Kalau hari biasa, mulai pukul 16.00 hingga 20.00," ujarnya, Minggu (16/3).
Sejak menjabat sebagai Kepala Dinkes PPKB pada 2021, Denik selalu menjalankan tugas dengan tulus dan bahagia.
Baginya, bekerja bukan sekadar tanggung jawab, tetapi juga bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.
"Jadikan pekerjaan sebagai ibadah kepada Allah SWT," pesan dokter asal Jombang yang lahir pada 27 Desember 1967 itu.
Perannya sebagai dokter, pemimpin, dan ibu rumah tangga memang tak mudah, tapi Denik Wuryani membuktikan bahwa dengan hati yang tulus segalanya bisa dijalani dengan baik. (err/den)
Editor : Hengky Ristanto