Jawa Pos Radar Madiun – Gaya busana Lebaran tahun ini diprediksi akan lebih berani dan modern. Konsep inner outer, desain layering, serta warna-warna bold seperti royal blue, maroon, hijau emerald, hitam, dan bronze diprediksi menjadi tren utama.
Menurut Aam Hamada, CEO PT Kekean Primanda Indonesia, tren fashion tahun ini semakin berkembang, terutama dalam dua kategori utama, yaitu mode wear (pakaian tertutup yang bisa digunakan siapa saja) dan muslim wear (pakaian spesifik untuk umat Islam).
"Tahun ini orang mulai bosan dengan warna-warna soft seperti peach, hijau sage, atau crepe. Sekarang, tren lebih mengarah ke warna bold yang lebih berani," ujar Aam, Minggu (16/3).
Jika tahun lalu bahan satin dan shimmer mendominasi, kini desain lebih sederhana dengan sentuhan baby fly, layer-layer dari sifon, serta premium satin. Tren eco-friendly fashion juga mulai populer, di mana banyak orang mencari pakaian ready to wear yang fleksibel untuk berbagai acara, seperti Lebaran, kondangan, hingga aktivitas sehari-hari.
Fashion Pria: Gamis dan Layering Jadi Tren
Tren fashion pria tahun ini juga mengalami pergeseran. Menurut Ridho Sasongko, Owner Ridho Agency, pakaian pria cenderung mengarah ke model kaftan atau gamis dengan nuansa warna biru sky, hijau pastel, monokrom putih, dan hitam.
"Warna putih tetap jadi favorit karena simpel dan timeless," kata Ridho.
Selain itu, desain pakaian pria juga mulai bermain dengan kain berlayer seperti tile, kain benang bordir ala Chinese, serta model Chiong Sam yang kembali diminati. Layering juga menjadi tren, di mana kain satin dipadukan dengan bahan kaca, outer, atau blazer untuk tampilan yang lebih elegan.
Dengan berbagai pilihan desain dan warna yang berani, tren fashion Lebaran 2025 dipastikan akan memberikan tampilan yang lebih fresh dan stylish bagi masyarakat. (err/den/her)
Editor : Hengky Ristanto