Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bongkar Pasang Pengurus KONI Kota Madiun, Edwin Ajak Cabor Berunding

Anggiyan Bayu • 2025-04-21 19:57:36
Photo
Photo

Jawa Pos Radar Madiun – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Madiun resmi punya nakhoda baru.

Kursi ketua yang sebelumnya dijabat Totok Raya kini diemban Edwin Santoso.

Pergantian dilakukan melalui Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang digelar Sabtu lalu (19/4).

Usai ditetapkan sebagai ketua, Edwin langsung tancap gas. Dia mengajak jajaran pengurus lama serta perwakilan cabang olahraga (cabor) duduk bersama menyusun kepanitiaan.

Terlebih, gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sudah di depan mata. ’’Senin (21/4), susunan kepengurusan baru harus langsung kami bawa ke KONI Jatim di Surabaya,’’ kata Edwin.

Edwin mengakui tantangan yang dihadapi tak ringan. Tugas utamanya adalah meningkatkan prestasi atlet dan membawa cabor Kota Madiun lebih kompetitif di ajang-ajang resmi.

Sebagai bentuk komitmen, dia juga siap melepas jabatannya sebagai Ketua PBSI Kota Madiun.

Sesuai aturan AD/ART, seorang ketua KONI memang tidak boleh merangkap sebagai ketua cabor.

’’Saya tinggalkan kepengurusan PBSI demi fokus menjalankan amanah ini,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Agus Purwowidagdo menyambut baik terpilihnya Edwin.

Dia berharap kepengurusan baru bisa berkolaborasi lebih solid dengan pemkot dalam mendorong kemajuan olahraga daerah.

’’KONI harus sinergi dengan visi Wali Kota Madiun untuk menjadikan atlet kita lebih berprestasi dan dikenal dunia,’’ ujarnya.

Untuk target Porprov mendatang, Agus tak muluk-muluk. Dia berharap prestasi tahun lalu bisa ditingkatkan.

Sebagai catatan, pada Porprov sebelumnya Kota Madiun sukses membawa pulang 10 emas, 14 perak, dan 26 perunggu.

’’Tahun ini kami targetkan minimal 24 medali emas dan 26 perak. Artinya, perak bisa naik jadi emas, perunggu naik jadi perak,’’ terangnya.

Terpisah, Dasril Chaniago yang merupakan mantan pengurus KONI Kota Madiun sebelumnya, berharap kepengurusan yang dibentuk oleh Edwin dan dua anggota formatur lebih baik dibandingkan zamannya.

Pun, dia mendorong beberapa nama dari pengurus lama untuk kembali dimasukkan ke dalam struktur.

Dengan begitu, KONI Kota Madiun di bawah kepemimpinan Edwin bisa langsung tancap gas.

’’Ada sekitar 7–8 nama yang layak dipertahankan dari pengurus lama karena kinerjanya bagus,’’ ungkapnya. (ggi/her)

Editor : Hengky Ristanto
#porprov #cabor #Musorkotlub #kota madiun #koni #koni jatim