Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 232 mahasiswa Universitas PGRI Madiun (Unipma) resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan magister dalam wisuda ke-16 yang digelar di Gedung Graha Cendekia, Sabtu (26/4). Prosesi itu dibuka langsung oleh Ketua Senat Akademik Prof Dr Parji, M.Pd.
Ratusan lulusan tersebut berasal dari enam fakultas, yakni Sekolah Pascasarjana, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains, serta Fakultas Hukum.
Wisuda kali ini mengusung tema “Lulusan Cerdas, Tangguh, dan Berkarakter”.
Rektor Unipma Dr Supri Wahyudi Utomo MPd mengatakan, tema tersebut mencerminkan harapan agar lulusan Unipma mampu mengimplementasikan hardskill dan softskill yang diperoleh selama studi.
’’Generasi tangguh adalah generasi yang berpikir kritis, mampu menyelesaikan masalah, kreatif, inovatif, komunikatif, serta kuat dalam kolaborasi,’’ ujarnya.
Sejak berdiri dari penggabungan IKIP PGRI Madiun, STIE Dharma Iswara Madiun, dan STT Dharma Iswara Madiun, Unipma telah meluluskan 37.027 wisudawan.
Rinciannya, 733 alumni Program Magister, 32.202 alumni Program Sarjana, 707 alumni Program Sarjana Muda, 1.852 alumni Program Profesi Guru, dan 1.533 alumni Program Diploma III.
Saat ini, Unipma memiliki 30 program studi (prodi). Tujuh di antaranya berstatus akreditasi Unggul.
Yakni, S2 Pendidikan IPS, S1 Pendidikan PPKN, S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, S1 Pendidikan Biologi, S1 Pendidikan Ekonomi, S1 PGSD, dan S1 Pendidikan Matematika.
Supri menjelaskan, prodi yang meraih akreditasi Unggul harus memenuhi berbagai kriteria, mulai dari visi, misi, kerja sama, SDM, sarana prasarana, pendidikan, penelitian, hingga pengabdian masyarakat.
Selain itu, Unipma juga membangun kemitraan dengan perguruan tinggi internasional dalam bentuk penelitian dan pertukaran mahasiswa.
Ke depan, Unipma berencana membuka program doktor (S3). Saat ini, Unipma telah memiliki dua guru besar, dan tahun ini ditargetkan ada tambahan minimal tiga guru besar lagi.
’’Ini untuk memperkuat SDM dan mendukung rencana pembukaan Program Doktor,’’ terang Supri.
Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Budi Wibowo, mengucapkan selamat kepada para wisudawan.
Dia berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk masyarakat luas.
’’Pemerintah Kota Madiun juga mendukung pendidikan melalui program beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu, baik di jenjang sarjana maupun pascasarjana,’’ pungkas Maidi. (afi/her/*)
Para Wisudawan Terbaik Unipma
- Dian Wahyukun, Pascasarjana (3,90)
- Dwi Yuga Ningsih, S-1 FKIP (3,83)
- Neng Putri Mileniriana Nur H, S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (3,71)
- Muhamad Syahril Juniandra, S-1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (3,84)
- Rangga Priyardana, S-1 Fakultas Teknik (3,72)
- Joni Hendrawan, S-1 Fakultas Hukum (3,43)