Jawa Pos Radar Madiun – Suasana haru menyelimuti Gedung Ahmad Dahlan RSI Siti Aisyah Madiun, kemarin (1/5). dr Iwan Hartono resmi menanggalkan jabatannya sebagai direktur rumah sakit setelah lebih dari dua dekade mengabdi.
Tongkat estafet kini diserahkan kepada dr Donna Dwi Yudhawati untuk periode 2025–2029.
Serah terima jabatan ini dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Ketua PWM Jatim Sukadiono, Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum PWM Mundakir, Ketua PDM Kota Madiun Sutomo, dan tokoh penting Muhammadiyah serta IDI.
Dalam sambutannya, dr Iwan mengenang perjalanan panjangnya sejak bergabung di RSI pada 2002.
’’Ini bukan hanya profesi, tapi pengabdian dalam bingkai Persyarikatan Muhammadiyah,’’ ucapnya.
Dia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Muhammadiyah dan permohonan maaf atas kekurangan selama memimpin.
’’Semoga RSI makin hebat dan melayani dengan hati,’’ harapnya.
dr Donna, yang kini mengemban amanah sebagai direktur baru, menyampaikan tekad untuk membawa RSI semakin maju dan berdaya saing.
’’Ini bukan hanya jabatan, tapi amanah moral. Terima kasih dr Iwan atas bimbingannya,’’ katanya.
Ketua PWM Jatim Sukadiono menegaskan RSI Siti Aisyah adalah contoh kontribusi Muhammadiyah di sektor kesehatan.
’’Kami yakin di bawah kepemimpinan baru, RSI akan terus berkembang secara profesional dan humanis,’’ ujarnya.
Wali Kota Madiun Maidi turut mengapresiasi kiprah RSI yang dinilai konsisten mendukung pelayanan kesehatan warga.
Dia pun menggandeng RSI untuk mewujudkan Madiun sebagai kota wisata kesehatan. ’
’RSI Siti Aisyah bagian penting dalam perkembangan pembangunan Kota Madiun. Pertumbuhannya sangat pesat,’’ pungkas Maidi. (chi/her)
Editor : Hengky Ristanto