Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperluas cakupan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini ditandai dengan peresmian Dapur Sehat Merpati yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Minggu malam (18/5).
‘’Dapur sehat ketiga ini mulai beroperasi Senin (19/5). Persiapan bertahap dari sisi pengawasan, kualitas, dan sumber daya,’’ terang Wali Kota Maidi.
Dapur tersebut merupakan bagian dari program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyasar siswa dari jenjang TK hingga SMA.
Sebelumnya, dapur sehat pertama dibuka di Jalan Tirta Raya, Kelurahan Nambangan Lor. Sementara dapur kedua di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman.
Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Kav Widhi Bayu Sudibyo menuturkan, dapur ini awalnya direncanakan beroperasi pada 5 Mei di Jalan Merpati.
Namun lokasi dipindah karena dinamika internal. Proses relokasi rampung dalam sepuluh hari.
‘’Sekarang belum 100 persen selesai, tapi sudah kami syukuri bersama,’’ ujarnya.
Dapur ini melayani distribusi makanan bergizi ke 11 sekolah dengan total 3.473 siswa dari radius 120 hingga 2.700 meter.
Pembagian makanan dilakukan dalam dua sesi, pagi untuk TK hingga kelas III SD dan pukul 10.00 untuk kelas IV SD hingga SMA.
Ketua SPPG Hanifarah menyebut, sebanyak 51 orang direkrut dari warga sekitar untuk mengelola dapur.
Mereka mendapat pelatihan dari ahli gizi, akuntan, dan pengawas dari Badan Gizi Nasional serta Kodim. Bahan pangan disuplai oleh kelompok tani lokal.
‘’Menu disesuaikan rekomendasi ahli gizi. Dari Senin sampai Jumat kami terapkan SOP jumlah kalori dan kandungan gizi,’’ terangnya.
Pihaknya juga mengantisipasi kendala teknis terutama terkait pembayaran dari mitra.
Hanifarah menegaskan bahwa dana telah disalurkan pemerintah. Jika ada tunggakan, biasanya karena kendala dari pihak mitra, bukan dari pusat. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto