Jawa Pos Radar Madiun – Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur prestasi tingkat SMP di Kota Madiun digelar kemarin (23/5).
Sebanyak 1.778 calon peserta didik mengikuti tes terstandar untuk memperebutkan bangku sekolah impian.
Wali Kota Madiun Maidi turun langsung memantau pelaksanaan tes di SMPN 1.
‘’Seluruh proses berjalan baik dan sesuai prosedur. Bahkan, Kota Madiun menjadi satu-satunya daerah di Jatim yang paling siap dalam penyediaan perangkat chromebook,’’ ujar Maidi.
Tes terstandar ini, lanjutnya, menjadi bentuk seleksi objektif berbasis kompetensi tanpa celah praktik titipan.
Hal itu sejalan dengan visinya menjadikan Madiun sebagai kota terbuka yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
‘’Siapa yang berprestasi, dia yang berhak. Tidak ada titipan-titipan,’’ tegasnya.
Tes serentak itu digelar di lima titik. Yakni SMPN 1 untuk murid MI negeri, SMPN 3 untuk MI swasta, SMPN 13 untuk SD swasta, serta SMPN 4 dan SDN 2 Mojorejo untuk murid SD negeri.
Penilaian SPMB ini terdiri dari 70 persen nilai tes terstandar dan 30 persen nilai rapor.
Maidi juga mengimbau para orang tua agar menerima hasil seleksi dengan lapang dada.
Sekaligus menghapus stigma sekolah favorit dan non-favorit.
‘’Semua SD dan SMP di Kota Madiun memiliki fasilitas dan tenaga pendidik yang sama baiknya,’’ tandasnya. (ggi/her)
Editor : Hengky Ristanto