Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pembangunan Tembok Besar China versi Kota Madiun di Jalan Ahmad Yani mulai masuk tahap teknis.
Salah satunya dengan memindahkan sembilan tiang listrik milik PLN yang menghalangi jalur proyek.
Kepala Disperkim Kota Madiun Jemakir menyebut, penataan ulang utilitas menjadi bagian penting demi kelancaran proyek.
“Rencananya tiang-tiang akan digeser ke sisi selatan jalan,” ujarnya, kemarin (1/8).
Jumlah tiang yang akan dipindah sebanyak sembilan unit.
Namun bisa berubah tergantung kondisi lapangan.
Pemindahan tersebut menelan biaya cukup besar, yakni sekitar Rp 1 miliar.
“Yang sudah dialokasikan di APBD 2025 baru Rp 500 juta. Kami berharap ada kontribusi PLN, bisa lewat CSR,” tambahnya.
Relokasi jaringan juga berdampak pada pohon di sepanjang jalur proyek.
Beberapa pohon harus dipangkas, bahkan dicabut agar tidak mengganggu jaringan baru.
“Pelaksanaan teknis dan pengawasan tetap di tangan PLN,” tandas Jemakir. (her)
Editor : Hengky Ristanto