Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun mempercepat realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menargetkan 16 dapur sehat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) beroperasi pada September–Oktober 2025.
Wali Kota Madiun Maidi meninjau langsung sejumlah calon lokasi Selasa (12/8), termasuk Kelurahan Sogaten, Pasar Ikan, Jalan Pandan, bekas SDN 02 Rejomulyo, guest house barat McDonald’s, dan dapur sehat SPPG Itwasum Polri di Ciliwung.
“Insya Allah bulan September sudah terpenuhi 16. Beberapa titik sudah mulai buka,” kata Maidi.
Menurutnya, pembangunan memanfaatkan gedung lama untuk efisiensi dan percepatan.
“Tidak perlu 45 hari, satu bulan sudah selesai semuanya,” tambahnya.
Setelah pengecekan, lokasi akan didaftarkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk percepatan operasional.
Pemkot juga akan memploting 27 koperasi merah putih ke lapak yang sudah memiliki anggota, dengan tiga koperasi percontohan di Banjarejo, Nambangan Lor, dan Ngegong.
Pada Oktober, rencananya koperasi akan mengelola program laundry sampah untuk menangani limbah perusahaan swasta sesuai ketentuan.
Pemkot menyediakan fasilitas pembakaran sampah yang layak.
“Nanti pemkot yang akan menyediakan tempatnya,” pungkas Maidi. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto