Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun menghadirkan inovasi wisata baru lewat pembangunan enam kampung negara yang tersebar di tiga kecamatan.
Program ini menjadi bagian penataan kawasan tematik untuk menarik wisatawan sekaligus meningkatkan kompetensi warga.
Wali Kota Madiun Maidi mengatakan enam kampung tersebut meliputi Kampung Jawa di Lapak Pesona Madiun Lor
Lalu, Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo, Kampung Korea di Kelurahan Kanigoro, serta Kampung Arab dan Kampung Inggris di Kelurahan Winongo.
“Itu sudah dimulai semuanya. Masih proses,” jelasnya, kemarin (13/8).
Setiap kampung negara memiliki konsep pembelajaran tersendiri.
Kampung Jawa, misalnya, akan mengajarkan bahasa Jawa yang baik dan benar.
“Boleh belajar bahasa Indonesia, Jawa, dan bahasa asing. Tapi yang Jawa jangan ditinggalkan,” tegas Maidi.
Khusus Kampung Inggris, Pemkot akan memberikan “golden tiket” bagi siswa SD yang lulus tes TOEFL untuk langsung masuk ke SMP.
Tes meliputi listening, reading, speaking, dan writing. Program ini mulai berlaku tahun ajaran depan.
Menurut Maidi, kemampuan berbahasa asing menjadi modal penting bagi generasi muda.
Baik untuk melanjutkan kuliah maupun bekerja di luar negeri.
“Bekal kemampuan ini penting,” pungkasnya. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto