Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cegah Konflik Pasca Pilkada, Wali Kota Madiun Tegaskan Keterbukaan Partisipasi Masyarakat

Erlita H • Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:42 WIB
Bakesbangpol Kota Madiun menggelar sosialisasi cegah konflik sosial pasca pilkada dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kemarin (20/8). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN
Bakesbangpol Kota Madiun menggelar sosialisasi cegah konflik sosial pasca pilkada dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kemarin (20/8). BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Potensi konflik sosial pasca pilkada di Kota Madiun diantisipasi sejak dini.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar sosialisasi peningkatan kesadaran politik, partisipasi demokrasi, dan pencegahan konflik sosial di Sun Hotel, Rabu (20/8).

Plt Kepala Bakesbangpol Kota Madiun, Budi Wibowo, menyebut kegiatan ini melibatkan stakeholder, LSM, tokoh agama, hingga elemen masyarakat.

’’Saatnya kita membangun. Kalau ada hal-hal yang perlu diperbaiki, tadi juga sudah disampaikan para wali,’’ ujarnya.

Menurutnya, kesadaran politik warga cukup baik.

Namun, dinamika pro-kontra pasca pilkada masih terasa.

’’Yang sudah, sudahlah. Mari kita hidup rukun. Seperti ditekankan presiden, saatnya membangun bangsa, khususnya Kota Madiun,’’ kata Budi.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi menekankan pentingnya keterbukaan sebagai kunci mencegah konflik.

’’Masyarakat bisa memberi masukan, ikut mengawasi, dan menyempurnakan pembangunan. Konflik sosial muncul karena tertutup. Kalau terbuka, semua jelas,’’ tegasnya.

Ia memastikan, progres pembangunan akan terus disampaikan ke publik.

’’Visi-misi saya terbuka, inovasi, dan antikorupsi. Silakan ikut menyempurnakan,’’ pungkas Maidi. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pilkada kota madiun #konflik sosial #kota madiun #partisipasi masyarakat #Wali Kota Maidi #bakesbangpol Kota madiun