Jawa Pos Radar Madiun - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun mulai mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 untuk siswa SMA/SMK.
Persiapan meliputi impor data siswa hingga pemetaan sarana prasarana sekolah.
Kasi SMA/PK-PLK Cabdindik Jatim Wilayah Madiun, Devi Yuniar, menegaskan bahwa TKA sejatinya tidak bersifat wajib.
Namun, Kepala Cabdindik Wilayah Madiun Lena tetap menganjurkan seluruh siswa mengikuti tes.
“Karena sifatnya tidak wajib, kami butuh data pasti jumlah peserta dari masing-masing sekolah,” ujarnya, Selasa (9/9).
TKA lebih ditekankan bagi siswa SMA yang berencana melanjutkan ke perguruan tinggi.
Sedangkan bagi siswa SMK, meski fokus utama adalah dunia industri, tetap dianjurkan ikut.
Cabdindik juga mulai memetakan kesiapan sarana prasarana.
Devi optimistis TKA bisa berbasis online, mencontoh pelaksanaan ANBK.
Namun, karena jumlah peserta lebih banyak, kemungkinan tes akan digelar bergelombang per sesi.
Pendaftaran TKA berlangsung hingga 5 Oktober 2025.
Meski begitu, akhir September ditargetkan data siswa dan sarpras sudah siap agar metode pelaksanaan, baik daring penuh maupun semi online, dapat dipastikan.
TKA mengacu pada Permendikdasmen 9/2025.
Tes ini disiapkan pemerintah untuk pelaporan capaian akademik objektif, seleksi masuk jenjang pendidikan lebih lanjut, serta pemetaan mutu pembelajaran.
“Tidak semua mata pelajaran diujikan, hanya tiga mata pelajaran wajib dan dua pilihan,” pungkas Devi. (err/her)