Jawa Pos Radar Madiun – Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto meminta kualitas makanan di dapur sehat makan bergizi gratis (MBG) tetap sesuai tujuan awal.
Hal itu disampaikan usai peresmian dapur sehat MBG sekaligus launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Itwasum Polri di Jalan Ciliwung, kemarin (15/9).
SPPG Ciliwung menampung sekitar 3.800 penerima manfaat, mulai anak TK, SD, SMP, SMA/SMK, ibu hamil, menyusui, hingga non-PAUD.
Saat ini layanan masih bertahap dengan 858 penerima.
“Semua sudah diatur oleh kepala dapur SPPG,” ujarnya.
Wiwin menegaskan pelaksanaan awal menjadi sarana evaluasi.
Termasuk pengawasan makanan lewat security check food untuk mengantisipasi makanan basi.
“Bisa dipastikan sudah layak konsumsi,” tegasnya.
Ketua Yayasan Konco Kulo Prabowo Gibran Minadi Pujaya menambahkan, dapur sehat MBG di Jalan Sedoro, Banjarejo, sudah mencoba memasak 3.060 porsi dari kapasitas 5.000 penerima manfaat.
“Peralatan kami siap untuk 5.000 porsi. Target paling lambat satu bulan sudah beroperasi penuh,” katanya.
Saat ini pihaknya tengah menyesuaikan administrasi dan menyiapkan tenaga masak yang sudah menjalani pelatihan tiga minggu di dapur Konco Kulo Kediri.
Ke depan, bahan dapur dipasok koperasi Merah Putih yang memberdayakan UMKM lokal.
“MBG ini seperti satu ekosistem. Sasarannya meliputi SD dan SMP sekitar Banjarejo,” pungkas Minadi. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto