Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Stikes BHM Madiun Akan Bertransformasi Jadi Universitas, Hadirkan Prodi Baru dan Lulusan Unggul

Archi • 2025-10-04 00:40:00
Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menerima penghargaan Outstanding University dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Marsudi Nurwahid.
Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menerima penghargaan Outstanding University dari Direktur Jawa Pos Radar Madiun Marsudi Nurwahid.

Jawa Pos Radar MadiunDi tahun 2025, kampus yang telah berdiri sejak 19 tahun lalu ini mempersiapkan diri bertransformasi menjadi universitas.

Ketua Stikes BHM Madiun Retno Widiarini menyebut dua program studi baru disiapkan untuk mendukung transformasi, yakni S1 Bisnis Digital dan S1 Pendidikan Teknologi Informasi.

‘’Langkah ini untuk memperluas bidang keilmuan dan mencetak lulusan yang siap bersaing,” ujarnya.

Saat ini Stikes BHM memiliki enam prodi, meliputi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Farmasi, D3 Farmasi, dan D3 Rekam Medik.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Pendidikan lewat Riset dan Kemitraan DUDI, Unmer Madiun Sabet Penghargaan Radar Madiun Awards 2025

Penguatan mutu dilakukan dengan menambah dosen bergelar S3, menghadirkan laboratorium berstandar akreditasi, dan fasilitas uji kompetensi nasional.

‘’Kami siapkan lima dosen unggul di tiap prodi dan sarana modern untuk mendukung kualitas pembelajaran,’’ terangnya.

Stikes BHM juga memperluas jejaring kerja sama, mulai rumah sakit di Madiun Raya, RS Jiwa Surakarta, hingga perusahaan farmasi di Bandung, Gresik, dan Pasuruan.

Kerja sama ini menjamin mahasiswa mendapat pengalaman praktik sesuai dunia kerja.

Komitmen biaya terjangkau menjadi prioritas. Administrasi dibuat sederhana agar kuliah dapat diakses semua kalangan, termasuk mahasiswa dari luar Jawa.

Baca Juga: Kasus Keracunan Massal di Ngawi, Sampel Makanan Dikirim ke Laboratorium Surabaya

‘’Kami berupaya tidak mematikan mimpi anak-anak yang ingin kuliah, apapun latar belakangnya,” tegas Retno.

Enam MoU sudah diteken dengan institusi di Thailand dan Malaysia, dan alumni telah berkarier di Kuwait dan Jepang.

‘’Sinergi dengan alumni menjadi kunci membuka jejaring globa. Semua upaya Ini bukan sekadar branding, tapi cara memperluas manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berbagai terobosan tersebut menjadikan Stikes BHM Madiun layak meraih penghargaan Outstanding University pada Radar Madiun Awards 2025. (chi/naz/*)

Editor : Mizan Ahsani
#STIKes BHM Madiun #kesehatan #stikes #pendidikan