Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Baru 18,9 Persen Warga Kota Madiun Jalani Cek Kesehatan Gratis

Erlita H • 2025-11-07 12:30:00
Petugas puskesmas memeriksa tekanan darah warga dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hipertensi dan diabetes masih mendominasi hasil pemeriksaan. DOK RADAR MADIUN
Petugas puskesmas memeriksa tekanan darah warga dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hipertensi dan diabetes masih mendominasi hasil pemeriksaan. DOK RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Madiun – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas pemerintah pusat belum berjalan optimal di Kota Madiun.

Hingga awal November ini, baru 18,9 persen atau sekitar 29 ribu warga yang menjalani pemeriksaan dari total target 60 ribu jiwa atau 36 persen.

Wali Kota Madiun Maidi meminta masyarakat segera memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis tersebut.

“Masyarakat yang belum CKG diharapkan segera datang ke layanan kesehatan. Semua sudah siap melayani,” ujarnya, kemarin (6/11).

Maidi menargetkan cakupan CKG bisa mencapai 50–60 ribu jiwa dalam waktu dekat.

Ia menegaskan pentingnya deteksi dini agar penyakit bisa segera ditangani sebelum berkembang lebih parah.

“CKG membantu tenaga kesehatan dalam pengobatan dan pencegahan penyakit di masyarakat,” tegasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB), penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes masih mendominasi hasil pemeriksaan.

“Kota Madiun saat ini masuk delapan besar CKG di Jawa Timur, dan kami berupaya menembus posisi lima besar,” kata Kepala UPTD Puskesmas Ngegong Kesi Wahyu Widarti.

Kesi mengungkapkan, masih banyak kendala di lapangan.

Sebagian warga enggan ikut pemeriksaan karena takut mengetahui penyakitnya, atau sibuk bekerja saat jam operasional puskesmas yang hanya buka Senin–Jumat.

“Sebagian masyarakat takut down setelah tahu penyakitnya, padahal justru penting untuk tahu lebih awal,” jelasnya.

Menurutnya, sebagian besar masyarakat berisiko karena pola hidup tidak sehat.

Minim aktivitas fisik dan konsumsi makanan cepat saji menjadi pemicu utama meningkatnya penyakit tidak menular (PTM).

“Kalau hasil CKG menunjukkan tensi tinggi, kami langsung beri obat dan edukasi agar rutin kontrol. Jangan sampai jatuh ke komplikasi,” imbuhnya.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Pemkot Madiun kini juga membuka akses CKG di seluruh OPD dan kantor pelayanan publik.

“CKG bisa dilakukan sepanjang tahun, cukup membawa KTP dan NIK. Tidak harus menunggu momentum tertentu,” terang Kesi. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#CKG #ptm #kota madiun #kesehatan masyarakat #Dinkes PPKB #diabetes #Wali Kota Maidi #gaya hidup sehat #hipertensi #cek kesehatan gratis #Puskesmas Ngegong