Jawa Pos Radar Madiun – PSM Madiun tampil luar biasa pada lanjutan Grup A Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025.
Bertanding di Stadion Gelora Bung Sumardji, Nganjuk, Jumat (12/12), tim berjuluk Banteng Wilis membantai PS HW Ponorogo dengan skor telak 11-0.
Sejak peluit awal, skuad besutan Rudi Haryono langsung mendominasi permainan.
Serangan bertubi-tubi dilancarkan tanpa memberi ruang bagi PS HW Ponorogo untuk mengembangkan permainan.
Tim lawan praktis hanya bertahan dan gagal menciptakan peluang berarti sepanjang laga.
PSM Madiun sudah unggul jauh di babak pertama. Gol pembuka dicetak Dhana Alvin Amirudin saat laga baru berjalan tiga menit.
Keunggulan bertambah melalui Muchammad Riski Saputro menit ke-16, Eko Tri Prakoso menit ke-24, serta Ferdi Eka Saputra yang menutup babak pertama dengan skor 4-0.
Dominasi PSM berlanjut di babak kedua. Riski Saputro kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53.
Dua menit berselang, Harris Adyatma Kartika Yudha menambah gol, disusul Moh. Lutfi Hermawan pada menit ke-59.
Pesta gol tak terbendung hingga akhir laga. Riski Saputro mencetak quattrick lewat gol menit ke-73 dan ke-88.
Dua gol lainnya disumbangkan Indra Cahya Saputra menit ke-76 serta Jordion Reyner Zefanya Paat menit ke-86. Skor telak 11-0 pun menutup pertandingan.
Pelatih PSM Madiun Rudi Haryono menyebut kemenangan besar ini sesuai dengan rencana permainan.
Penguasaan bola dan efektivitas serangan menjadi kunci utama.
“Gol paling banyak dicetak Riski, empat gol. Sisanya dibagi pemain lain. Kami bermain sesuai game plan untuk menjaga kepercayaan diri pemain,” ujarnya.
Rudi juga menyoroti keberhasilan rotasi pemain. Menurutnya, PS HW Ponorogo mengalami keterbatasan pemain sehingga kelelahan di babak kedua.
“Kami melakukan rotasi. Di babak kedua lima pemain inti kami istirahatkan agar tetap fresh,” jelasnya.
PSM Madiun tak punya banyak waktu untuk larut dalam kemenangan. Besok (13/12), mereka dijadwalkan menghadapi Nganjuk Ladang FC pukul 15.00 WIB.
Fokus tim langsung diarahkan pada pemulihan kondisi pemain.
“Setelah ini langsung recovery, ice bath dan massage supaya pemain benar-benar siap,” pungkas Rudi. (err/her)
Editor : Hengky Ristanto