Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Puncak Mudik Natal di Terminal Purboyo Madiun Meleset, Bus Masuk Tembus 900 Unit

Erlita H • 2025-12-27 14:59:19
Para penumpang mulai berdatangan ke Madiun menggunakan armada bus di Terminal Purboyo untuk menghabiskan masa libur Nataru, kemarin (26/12). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN
Para penumpang mulai berdatangan ke Madiun menggunakan armada bus di Terminal Purboyo untuk menghabiskan masa libur Nataru, kemarin (26/12). BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN

MADIUN – Prediksi puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Terminal Tipe A Purboyo Madiun meleset.

Jika sebelumnya diperkirakan terjadi pada 24 Desember, lonjakan tertinggi justru berlangsung pada hari H Natal dengan jumlah armada bus yang masuk terminal menembus 900 unit.

Kasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun Ali Imron mengatakan, angka tersebut melonjak sekitar 57 persen dibandingkan momentum Natal tahun lalu yang hanya mencatat sekitar 500 armada bus.

Peningkatan ini terjadi seiring diperketatnya pengawasan terhadap bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) yang sebelumnya kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di luar terminal.

“Dengan pengawasan ketat di lapangan, kedatangan bus AKDP dan AKAP meningkat hingga 203 persen. Jumlah penumpang juga naik signifikan,” ujarnya, kemarin (26/12).

Sejalan dengan meningkatnya jumlah armada, volume penumpang juga mengalami lonjakan tajam.

Pada puncak mudik Natal, jumlah penumpang naik sekitar 70–80 persen dibandingkan hari normal.

Ali Imron menjelaskan, pada hari biasa Terminal Purboyo Madiun melayani rata-rata 2–3 ribu penumpang per hari.

Namun saat puncak mudik Natal, jumlah tersebut melonjak menjadi sekitar 6–7 ribu penumpang per hari.

Arus kedatangan didominasi penumpang dari Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Untuk mendukung kenyamanan dan keamanan pemudik, pengelola Terminal Purboyo melakukan sejumlah peningkatan layanan.

Mulai dari perbaikan penerangan, penyediaan air bersih, pendingin ruangan (AC), toilet, musala, hingga penataan akses penjemputan penumpang.

Pengawasan juga diperkuat dengan pengoperasian 18 kamera CCTV serta posko terpadu 24 jam bersama TNI–Polri dan Dinkes PPKB.

Selain itu, petugas rutin melakukan pemeriksaan kelaikan armada dan pengecekan kesehatan awak bus selama periode Nataru.

Ali Imron mengimbau masyarakat agar disiplin turun di dalam area terminal.

Selama masa libur Nataru, petugas kerap menemukan barang penumpang yang tertinggal, mulai dari tas, helm, ponsel, hingga uang tunai.

“Semua temuan kami amankan di pos terpadu. Kami minta masyarakat ikut disiplin agar perjalanan lebih aman,” katanya.

Menjelang arus balik, Terminal Purboyo Madiun juga menyiapkan opsi penambahan armada, khususnya bus patas AKAP dengan tujuan Jakarta dan Sumatera.

Arus balik diperkirakan terjadi pada 3–4 Januari 2026, seiring dimulainya kembali aktivitas sekolah pada 5 Januari.

“Jika diperlukan, kami siapkan armada tambahan dari sejumlah PO. Namun tetap melalui pemeriksaan ketat dan perizinan insidentil sesuai ketentuan,” pungkas Imron. (err/her)

Editor : Hengky Ristanto
#arus mudik nataru #madiun #terminal purboyo madiun